Dinkes Banyuasin Mangkir LPJ Segera Dipanggil

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Tokoh Pemuda Banyuasin Edi Ginting, meminta kepada DPRD Kabupaten Banyuasin, untuk membentuk Pansus, mengenai realisasi Anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuasin tahun Anggaran 2018, lantaran mangkir dari penyampaian LPJ pada sidang istimewa paripurna.

Tegas Aktivis muda, Edi Ginting, mengatakan, Instruksi yang lontarkan Budi Santoso dari Fraksi PKS, dalam rapat Paripurna Penyampaian hasil Pembahasan Komisi-komisi dan Pengambilan Keputusan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuasin Tahun Anggaran 2018 berjalan. Bahwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin belum menyampaikan LPJ secara rinci, sedangkan Sidang sudah dimulai.

“Jelas dalam konteks ini, Seyogyanya pada saat dimulai sidang Paripurna, semua persoalan sudah selesai. Artinya instansi tersebut tidak mengindahkan fungsi pengawasan DPRD, padahal LPJ tersebut sangat penting untuk mendeteksi anggaran yang digunakan, baik anggaran masuk atau yang keluar. Untuk itu kami meminta kepada DPRD Banyuasin, membentuk Pansus untuk melakukan investigasi anggaran Dinkes,” ucap dia lantang.

BACA JUGA  Banyuasin Bakal Miliki Kawasan Bisnis Terpadu

Kemudian, Lanjut Edi Ginting, sehingga apa yang menjadi cita – cita Bupati Banyuasin, menuju tata kelola Pemerintahan yang Baik dapat terwujud. Terutama dalam transparansi anggaran setiap OPD.

“Jangan sampai Pemberitaan tentang Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kedelapan kalinya dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, menjadi hilang bak ditelan bumi, karena adanya berita miring seperti ini,” lugas dia.

BACA JUGA  Syarif Jawab Keluhan Warga Sungai Rengit Murni

Sementara itu Budi Santoso, mengatakan, fungsi pengawasan berada di DPRD, sehingga kita wajib tahu, anggaran yang digunakan oleh Dinkes.

“Berapa besarnya anggaran Dinkes tersebut dan berapa jumlah yang dikeluarkan, dengan demikian semestinya Paripurna ini ditunda,” ucap dia tegas.

Terpisah Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, menyayangkan, Dinkes tidak mengindahkan fungsi DPRD sebagai lembaga pengawasan.

“Ya, nanti saya akan memanggil pejabat Dinkes, karena saya anggap kurang kooperatif menyampaikan laporannya dan berjanji akan mengevaluasinya,” singkat Bupati (*)

Teks: Heri
Editor: Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait