Bimtek Sekolah Binaan SPMI Angkatan III Berakhir Sukses

Peserta Segera Bentuk Tim Penjaminan Mutu di Sekolah Masing-Masing

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Bimbingan Teknis  (Bimtek) Sekolah Binaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) angkatan III tahun 2019 di Asrama Haji Palembang berakhir sukses, Selasa (2/7/2019). Kegiatan tersebut ditutup oleh Dra Hj Mia Sumiati Kepala Seksi Fasilitasi Penjaminan Mutu Pendidikan (FPMP) mewakili Kepala LPMP Sumsel Drs. Suyato, MAP yang berhalangan hadir karena sedang rapat dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhajir Efendi di Jakarta.

Hadir pada kesempatan acara penutupan tersebut para pejabat dan Widyaiswara di lingkungan LPMP Sumsel diantaranya Dr. Syamsuddin MPd, Drs. Muchlisin, Ikhsanuddin, SPd, MPd, Drs. Ahmad Yani, Fahmi, SPd MPd, Syahri ST MSi dan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir Sarono P Sasmito yang juga Pemimpin Redaksi Swarnanews.

Ketua Panitia Bimtek SPMI Des Herman mengemukakakan, pada Bimtek SPMI Angkatan III Provinsi Sumsel 2019 diikuti 272 peserta. “Alhamdulillah pelaksanaan Bimtek berjalan sesuai rencana,” katanya.

Para instruktur dapat mengisi semua materi dengan baik  sesuai jadwal. Peserta sebanyak 272 orang dapat mengikuti semua kegiatan dengan baik meski ada di antaranya yang batuk pilek tapi tetap dapat mengikuti setiap kegiatan dengan baik.

Para Widyaiswara dan peserta foto bersama dan selalu terbina kekompakan.

Sebagai panitia pihaknya telah berusaha memberikan pelayanan terbaik,  meski demikian ketika ada kekurangan  di sana sini panitia mohon maaf setulusnya, ujar Des Herman lagi.

Acara dilanjutkan dengan kata-kata penutup dan arahan oleh Kepala  Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)  Sumsel Drs Suyato MAP yang diwakili oleh Dra. Hj Mia Sumiati. Mia mengemukakan, LPMP mengucapkan terima kasih kepada para peserta atas dedikasinya.

“Sehingga di saat orang lain libur atau tengah rekreasi Bapak ibu susah payah kurang tidur dan capek membahas hal-hal yang akan kita lakukan untuk memajukan sekolah kita masing-masing,” ujar wanita yang dikenal disiplin waktu ini.

Menurut Mia, apa yang dilakukan LPMP dan direspon oleh para kepala sekolah dan guru SMP dan SMA se-Sumsel tersebut sebagai upaya nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan.

BACA JUGA  Ombudsman Warning Komite Sekolah

Apalagi LPMP Provinsi Sumatera Selatan dengan dukungan berbagai pihak telah berhasil menyusun Panduan Bimbingan Teknis Sekolah Binaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2019. Untuk menindaklanjutinya maka digelar kegiatan Bimbingan Teknis Sekolah Binaan  Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) angkatan III bagi para kepala Sekolah  Binaan  Tahun 2019 dari 29 Juni sampai 2 Juli 2019.

Mia mengharapkan semua peserta dapat merealisasikan tuntutan mutu  sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa Sistem Pendidikan Nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, yaitu untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia.

 

Peserta antusias dalam setiap pembahasan.

Selanjutnya sebagaimana diamanatkan di dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005, yang selanjutnya telah mengalami dua kali perubahan menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 dan Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 2015 bahwa setiap Satuan Pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan tersebut bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan.

“Hal itulah yang harus diwujudkan di sekolah masing-masing sepulang dari kegiatan ini,” tandas Mia.

Peserta juga diminta agar jeli dalam mengukur keberhasilan penjaminan mutu di sekolahnya dengan mencermati beberapa indikator seperti indicator proses, output, outcome dan dampak, urainya lagi..

Para guru dan kepala sekolah seusai mengikuti  tersebut dapat melakukan kegiatan penjaminan mutu dalam satu siklus penjaminan mutu pendidikan meliputi tahap penetapan standar, tahap pemetaan mutu, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi.

 

 

Interaksi antarpeserta berlangsung dinamis.

Di samping itu secara khusus Bimbingan Teknis Sekolah Binaan  Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2019  ini  bagi sasaran baru bertujuan agar kepala sekolah dan warga sekolah: Memahami tentang sistem penjaminan mutu pendidikan; Memahami tentang Standar Nasional Pendidikan, indikator mutu dan instrumen; Memahami tentang mekanisme pengembangan SPMI dan implementasi SPMI di Sekolah Binaan; Memahami tentang berbagai solusi peningkatan mutu pendidikan (Pembelajaran Berbasis HOTS, PPK, GLS, dan Kurikulum 2013); Memahami tentang Program Sekolah Binaan, Pengimbasan SPMI, RTL, dan Perjanjian Kinerja (PK); dan Memahami tentang Mekanisme Penyaluran Bantah SPMI, Penyusunan Proposal, dan MoU.

Yeni Wahyudi salah satu peserta guru SDN Kalibening  Kecamatan Tugumlyo Kabupaten.Musi Rawas mengaku sangat berterimakasih karena sekolahnya telah dipilih menjadi salah satu Sekolah Binaan LPMP Sumsel.
Yeni Wahyudi salah seorang peserta dari SDN K Kalibening Kecamatan Tugumulyo Musi Rawas dengan salah seorang pimpinan LPMP Dra. Hj. Mia Sumiati.

“Sepulang dari kegiatan ini InsyaAllah kami akan membentuk Tim Penjamin Mutu Pendidikan sekolah dan siap menyukseskan SPMI,” ujar pendidik yang juga penulis buku cerita rakyat ini.

BACA JUGA  Prof Jamhari: pesantren dapat meniru modernisasi Jepang

Melalui pelatihan, kata dia, kami mengetahui apa kelemahan dan kekuatan dari sekolah kami..InsyaAllah secara bertahap akan kami perbaiki.

Dia juga akan langsung memberikan masukan kepada Kepala Sekolah  Giyono, S.Pd agar dapat mewujudkan perbaikan mutu tersebut. Bukan hanya itu dia juga akan menggerakan delapan orang guru PNS yang ada di sekolah untuk bekerja lebih optimal. Hal itu dilakukan demi memacu prestasi 140 murid di sekolahnya yang terdiri atas enam  6 rombel.  Muhammad Priyanto guru SMP dari Kabupaten 4 Lawang juga memiliki tekad yang sama. Begitu juga Kamran salah seorang Kepala Sekolah SMA di SP Padang  Kabupaten OKI juga akan mewujudkan SPMI tersebut.

Hal senada juga dikemukakan Eko Sujarwo SPd salah seorang kepala sekolah SMP di Musi Rawas. “Kami bertekad berbuat terbaik untuk memajukan mutu sekolah. Untuk itu berbagai upaya maksimal akan tersebut dilakukan,” katanya.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Syahri ST, MSi. Kemudian dilanjutkan pamitan dengan bersalam-salaman antara peserta dengan seluruh panitia.

Teks/Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait