Bupati OKI : Saya Ingin Produk UMKM dan Usaha Lokal OKI Padati Rest Area Tol

SWARNANEWS.CO.ID, KAYUAGUNG | Pelaksanaan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang ke XVI dan Hari Kesatuan Gerak PKK yang ke-47 tingkat kabupaten OKI merupakan upaya untuk menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan sebagai sistem nilai sosial budaya yang telah menyatu dalam kehidupan masyarakat, agar masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab dalam melaksanakan, memanfaatkan dan melestarikan semangat dan jiwa gotong royong yang telah mulai luntur dalam dinamika masyarakat yang modern.

Acara ini juga dimeriahkan dengan adanya pameran berbagai produk hasil kerajinan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Produk berupa ragam kuliner serta kerajinan tangan khas Kabupaten ini diserbu oleh para pengunjung dan tamu undangan yang penasaran dengan produk-produk tersebut. Hampir semua produk ramai dihampiri pengunjung.

BACA JUGA  9 Perwakilan Siswa Ikut ONS Tingkat Propinsi

Pantauan di lapangan, produk-produk ini secara umum kini mulai cukup berkembang. Salah satunya dalam hal kemasan, yang dulunya begitu minim dan sederhana, kini mulai modern seperti kotak dan plastik.

Hal ini diapresiasi oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar saat mengunjungi booth-booth produk yang digelar tersebut. Menurutnya, ini merupakan suatu kemajuan dari produk UMKM di OKI.

“Ini kita apresiasi atas perkembangan ini, seperti packaging yang dulunya menggunakan plastik biasa kini mulai sedikit modern dengan plastik menggunakan penutup (klip),” kata Iskandar usai memantau produk UMKM, Kamis (11/07).

Melihat kemajuan ini, Iskandar langsung melihat peluang ke depan dengan memasarkan produk-produk ini di rest area tol yang ada di OKI. Dengan ini diharapkan produk-produk asal OKI ini bisa lebih dikenal.

BACA JUGA  Diduga Api dari Dapur, Rumah Warga Kayuagung Ludes Terbakar

Di samping itu, dengan hal seperti ini dapat membantu meningkatkan perekonomian di OKI.

“Saya ingin produk UMKM dan usaha lokal OKI ini padati rest area tol, karena ini benefit kita untuk memajukan daerah,” ujarnya.

“Kita harus tangkap peluang itu, produk UMKM lokal ini potensial, akan kita berikan pendampingan agar penuhi kriteria. Dengan begitu akan membuka investasi dan banyak produk asli lampung yang bisa dijual, bahkan dibawa untuk oleh-oleh,” tandasnya.

Teks : Elisa
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait