Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Tradisional Kayuagung Naik

SWARNANEWS.CO.ID, KAYUAGUNG | Juga hari raya Idul Adha 1440 H, Harga cabai di pasar Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai naik. Pasalnya pasokan cabai semakin sedikit.

Salah seorang pedagang sayur di pasar Kayuagung, Diki mengungkapkan, selain pasokan sulit faktor cuaca juga diprediksi akan memengaruhi persediaan cabai. Di musim kemarau seperti ini biaya perawatan sedikit lebih besar.

Diungkapkan, sepekan lalu memang harga cabai ini sempat turun menjadi Rp65 ribu per kilogram.

“Tapi sekarang naik lagi jadi Rp72 ribu per kilogram untuk cabai lokal, tapi cabai dari Jawa Rp65 ribu per kilogram,” katanya, Senin (05/08).

BACA JUGA  Heboh! Warga Cengal Temukan Harta Karun

Hal serupa juga disampaikan pedagang lain, Nurma mengatakan, kenaikan harga cabai tersebut juga berdampak terhadap penjualan, pasalnya sejak kenaikan cabai daya beli konsumen menjadi turun.

“Jika di hari biasa saya dapat menjual cabai lebih dari 20 kilogram, namun sejak harganya meroket hanya 10 kilogram saja. Ya semoga saja harganya cepat berangsur turun,” ungkapnya.

Meskipun harga cabai naik, harga jenis sayuran lain seperti bawang justru turun di harga Rp30 per kilogram. Mahalnya harga cabai ini juga karena kebutuhan akan sayuran ini tetap sama meski persediaan sedikit sulit.

BACA JUGA  Di Desa Mart, Beli Beras Medium Harga Murah

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan OKI, Sudiyanto Djakfar mengungkapkan, harga cabai memang mengalami kenaikan, karena pasokan dan ada biaya tambahan penyiraman saat kemarau seperti sekarang.

“Mudah-mudahan beberapa hari ke depan hujan turun sehingga cabai bisa stabil kembali.Tapi jelang Idul Adha dipastikan harga sembako akan stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Menurutnya, pembeli bisa beralih membeli cabai giling atau mengurangi kebutuhan cabai.

Teks : Elisa
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait