Pembangunan Jalan Dusun VII  Dipertanyakan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Pembangunan insfratruktur jalan di Dusun VII Sungai Jangkit Desa Tanjung Baru Kecamatan Muara Belida Kabupaten Muara Enim perlu dipertanyakan. Pasalnya, pembangunan itu tidak ada papan plang proyek, berapa dianggarkan  dan masa pengerjaan berapa lama.

“Pembangunan jalan telah dilakukan satu bulan yang lewat melalui dana Anggaran Desa. Dana yang digunakan belum tahu apakah di tahun 2018 atau 2019,”  kata Kepala Dusun VII Sungai Jangkit, Heriyadi saat diwawancarai wartawan di lokasi, Kamis (8/8/2019).

“Saya hanya diperintahkan untuk membangunnya saja, papan nama dan masa pengerjaan proyek tidak ada dari awal, jadi tidak mengetahui berapa anggaran sebenarnya dibangun. Semua kebijakan sepenuhnya dikoordinator oleh kades langsung,” tambah dia.

BACA JUGA  Kurang Akurat, Sekda Minta Verifikasi Ulang Data Keluarga Miskin

Dijelaskan, pengerjaan insfratruktur pembangunan jalan setapak Dusun VII dilakukan secara bertahap. Panjang 350 meter dan lebar 75 cm dengan tinggi 70 cm, memakai besi 8 inci. Terindikasi kurang standar dalam pengerjaan.

“Jalan ini sebenarnya semeter setengah namun dibuat khusus terbelah dua. Katanya khusus kendaraan roda empat, sekarang pengerjaan sedang berhenti untuk sementara,” jelas Kadus.

Sementara,  Selama tiga tahun menjabat sebagai Kades, baru kali ini Pembangunan insfratruktur jalan di dusun VII dilaksanakan. Anggaran dana desa selama ini diproritaskan di dusun I dari VII dusun.

“Janji kades kepada masyarakat ketika kampanye, apabila terpilih akan membangun TPA khusus di Dusun VII Tanjung Baru Sungai Jangkit Kecamatan Belida. Sampai sekarang belum terwujud,” ungkap warga dusun VII, Asmawi.

BACA JUGA  Tumbang, DPR Akhirnya Jadi Kenangan

Selain pembangunan, kesejahteraan kesehatan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi masyarakat dusun VII belum terlihat. Karena tidak ada pendataan biasanya nama-nama warga setempat ditunjuk langsung oleh kades.

“Selaku warga mengharapkan khususnya Dusun Tanjung Baru Sungai Jangkit inginnya ada kemajuan dan perkembangan, karena selama ini belum terlihat untuk kesejahteraan warga dusun VII. Pembangunan yang dilakukan di desa ini seperti pos atau dermaga untuk setiap dusun,” tutupnya. (*)

Teks : Herwanto
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait