IKAPEBI Bakal Gelar Workshop HOTs dan Blended Learning

  • Berpikir Tingkat Tinggi Menjadi Tuntutan Pendidikan Masa Kini

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Sebagai bentuk aktualisasi Program Kerja Ikatan Alumni Pendidikan Biologi (IKAPEBI) Universitas Sriwijaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) alumni serta stakeholder pendidikan lainnya,  IKAPEBI bekerjasama dengan Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya bakal  menggelar Workshop Pembelajaran Higher Order Thinkings (HOTs) dan Blended Learning pada Senin 23 September 2019 di Gedung FKIP Ogan Lantai 3 Palembang.

Rencana tersebut terungkap pada rapat panitia yang diadakan di Laboratorium Biologi FKIP Unsri Jalan Ogan Bukit Besar Palembang, Jumat (9/8/2019).

“Ini merupakan rapat lanjutan setelah  sebelumnya diadakan rapat dalam menyusun kepanitiaan

secara lengkap,” ujar Ketua IKAPEBI, Dr. Saleh Hidayat, MSi kepada Swarnanews di sela-sela rapat yang berlangsung penuh kekeluargaan sesama anggota dan pengurus IKAPEBI tersebut.

Akademisi yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) ini mengatakan, akan bertindak sebagai Keynote Speaker pada momen penting tersebut Prof. Dr. Phil. Ari Widodo, M.Ed.  dari  Universitas  Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Sedangkan para pesertanya para guru, pemerhati pendidikan dan stakeholder lainnnya.

 

 

ANTUSIAS: Para anggota panitia tampak antusias saat mengikuti rapat persiapan penyelenggaraan workshop.

Agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memperoleh legitimasi yang kuat dari lembaga yang berkompeten maka telah disusun kepanitiaan yang terdiri atas Pengarah  Dekan FKIP Unsri,      Wakil Dekan I FKIP Unsri,  Wakil Dekan II FKIP Unsri,  Wakil Dekan III FKIP Unsri,   Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Unsri,  Koordinator Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unsri,             Dr. Zainal Arifin, M.Si dan   Dr. Adeng Slamet, M.Si.

Sedangkan yang bertindak sebagai penanggung jawab Dr. Saleh Hidayat, M.Si. ( Ketua Umum Ikapebi ), Wakil Penanggung Jawab     : Drs. Saleh Rusbandi, M.Si, Ketua Panitia                            Dr. Mgs. M. Tibrani, M.Si. Mereka dibantu oleh  Waluyo, S.Pd., M.Si sebagai wakil ketua dan

BACA JUGA  Peserta PPDB SMA Plus 17 Diprediksi 800 Orang

Sekretaris  Susy Amizera, S.Pd., M.Si, Wakil Sekretaris                    Elvira Destiansari, S.Pd., M.Pd, Bendahara                          Dra. Fitri Handriyana dan Wakil Bendahara Safira Permata Dewi, S.Pd., M.Pd.

Sedangkan bertindak sebagai Tim Reviewer Hasil Workshop nantinya di bawah koordinator Saleh Hidayat, M.Si dibantu oleh Dr. Rahmi Susanti, M.Si,  Dr. Yenny Anwar, M.Pd,  Dra. Siti Huzaifah, M.Sc.Ed., Ph.D,  Drs. Kodri Madang, M.Si., Ph.D. Dr. Ermayanti, M.Si.,  Dr. Meilinda, M.Pd. dan Dr. Mgs. M. Tibrani, M.Pd.

Dra. Siti Huzaifah, MSc.Ed, Ph.D salah seorang panitia dan dosen senior di Prodi Biologi FKIP Unsri mengemukakan, target peserta  yang akan hadir pada kegiatan ini sebanyal  170 orang. Mereka diharapkan akan membayar kontribusi senilai Rp.150.000 per peserta. Sedangkan pendaftaran dan pembayaran kontribusi workshop bisa melalui  nomor rekening IKAPEBI : BANK Mandiri Syariah No rek 711.164.0321 a.n Fitri Handryana.

Huzaifah menambahkan, apa sebenarnya konsep Higher Order Thinking Skills  atau HOts yang kini sedang ramai dibicarakan ini? Alice Thomas dan Glenda Thorne mendefinisikan istilah HOTS dalam artikel yang berjudul How to Increase Higher Order Thinking (2009) sebagai cara berpikir pada tingkat yang lebih tinggi daripada menghafal, atau menceritakan kembali sesuatu yang diceritakan orang lain.

Keterampilan mental ini awalnya ditentukan berdasarkan Taksonomi Bloom yang mengategorikan berbagai tingkat pemikiran, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi, yaitu pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis dan evaluasi, kata dosen yang menempuh pendidikan magisternya di Cansas University di Amerika Serikat ini.

 

 

 

SEMANGAT: Para anggota panitia tampak semangat untuk bersinergi dalam menyukseskan kegiatan berskala nasional ini.

Sedangkan ranah kognitif  kemudian direvisi oleh Lorin Anderson, David Krathwohl, dkk. pada 2001. Urutannya diubah menjadi (1) mengingat (remember); (2) memahami (understand); (3) mengaplikasikan (apply); (4) menganalisis (analyze); (5) mengevaluasi (evaluate); dan (6) mencipta (create).

BACA JUGA  Tiga Jenis Daging yang Dikonsumsi Era Ottoman Sebagai Obat

“Tingkatan 1 hingga 3, sesuai konsep awalnya, dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat rendah (LOTS). Sedangkan butir 4 sampai 6 dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS),” urai ibu dari Satrio Pinandito ini.

Sedangkan Blended Learning pada intinya, model pembelajaran  yang menggabungkan keunggulan-keunggulan dari model belajar konvensional dengan e-learning. Penggabungan baik dari cara penyampaian hingga gaya pembelajaran, menjadikan sebuah kombinasi pengajaran yang tetap menekankan interaksi sosial tapi tidak meninggalkan aspek teknologi.

Paling tidak, para guru akan mendapatkan  tiga manfaat  dengan mempergunakan metode itu, pertama, dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh, bisa meningkatkan hasil pembelajaran. Kedua, bisa meningkatkan kemudahan dalam kegiatan belajar mengajar. Bisa meningkatkan kepuasan dan rasa gembira siswa.

Apalagi hubungan antara siswa zaman sekarang ini dengan teknologi internet, dijamin mereka akan suka dengan model belajar seperti itu. Manfaat yang ketiga ialah bisa mengurangi biaya pembelajaran.

“Tetapi untuk lebih jelasnya silahkan ikuti  pada workshop yang menghadirkan pembicara yang sangat berkompeten tersebut,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

Menindaklanjuti apa yang menjadi harapan semua panitia,  Koordinator Seksi Dokumentasi, Publikasi dan Humas Drs. Khoiron Nazip, M.Si. didampingi anggota Sarono P Sasmito yang juga Pemimpin Redaksi Swarnanews bertekad akan melakukan sosialisasi dan publikasi ke khalayak sasaran. Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat sukses dan bermanfaat bagi kemajuan pendidikan ke depan.

Teks/Editor: Sarono P Sasmito

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait