Penuh Keharuan di Lapas Perempuan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Suasana Hari Raya Idul Adha di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang dilakukan dengan Sholat berjamaah dan saling bermaaf-maafan dengan warga binaan. Hal ini dilakukan untuk menjalin keakraban dan hubungan yang baik agar tetap terjalin.

Hal ini diungkapkan Kalapas Perempuan Kelas IIA Palembang Tri Anna Aryati,Β Bc.IP., SH, M.Si, melalui Kasi Bimbingan Anak Didik Endang Margiati usai ditemui di ruangannya, Senin (12/8/2019).

“Kemarin, kita melaksanakan sholat berjamaah secara bersamaan dengan seluruh warga binaan, kemudian berjabat tangan saling bermaaf-maafan antara pegawai dan warga binaan,” tutur Endang.

Kemudian, acara pemotongan hewan qurban, bantuan dari pemerintah Kota Palembang dan pihak ketiga. Semunya akan didistribusikan kepada warga binaan untuk segera dimasak dan disantap secara bersama.

BACA JUGA  Sumsel Tuan Rumah Rakernas Dekopin 2019

“Bantuan Walikota Palembang berupa 1 ekor sapi dan pihak ketiga Hardian sebagai owner 1 sapi dan 2 ekor kambing. Semunya akan didistribusikan kepada warga binaan untuk segera dimasak dan disantap,” kata Endang.

Selain itu, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang membuka kunjungan khusus hari Raya Idul Adha selama 2 hari tepatnya Minggu dan Senin,” Kita berikan kesempatan bagi pihak keluarga yang ingin membesuk saudaranya di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang tidak dibedakan baik napi maupun tahanan,” jelas Endang.

Kunjungan di lapas perempuan Kelas IIA Palembang mengalami peningkatan selama di hari raya Idul Adha. Diprediksi antara 700-800 orang,” pungkasnya.

BACA JUGA  Melek Alquran, Gubernur Ajak Warga Prakarsai Pembangunan Rumah Tahfidz

Dian seorang warga binaan juga mengungkapkan, selama 5 tahun 6 bulan di Lapas Perempuan ini keseharian dilakukan secara suka cita. Banyak yang diperoleh dari sini terutama bidang keagamaan. Mudah-mudahan setelah keluar dari sini agar lebih mendalami lagi apa yang telah peroleh selama di lapas.

“Disini melatih kedisiplinan dan ketekunan kita untuk taat beribadah. Setahu saya sholat lima waktu dan puasa Ramadhan. Namun sekarang sudah mulai mengerti selain mengerjakan wajib ada sholat dan puasa Sunnah lainnya yang perlu dikerjakan,” kata Dian.

Saya berharap kedepan agar lebih baik lagi dalam mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh terutama urusan sholat dan puasa.

Teks : Herwanto
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait