PPI Gelar Marhabah Resmikan Nama 13 Anak

Mudrik Qori: Mereka Calon Pemimpin Masa Depan

SWARNANEWS.CO.ID, INDRALAYA |Meriah dan khidmat. Sebanyak 13 anak asatiz  yang mengabdi di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah (PPI) Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan, diresmikan namanya oleh Ketua dan pengurus yayasan Al-Ittifaqiah Indralaya dalam acara Marhabah Massal yang digelar di Kampus D Tanjung Lubuk, Senin (12/8/2019).
Ke-13 anak-anak yang diresmikkan namanya tersebut yakni Muhammad Rafif bin Febriansyah, Robby Akroman Syah bin H Nuhdi Febriansyah, Lc, M Nail Barokat bin H Ahmad Yurzan Zaldi, Lc,  Sakilah Aisyah Putri Martin Binti Rahardian Martin SPd, MSi, M Kafabihi Abdillah Bin Abdullah Chafid, Sh, SHI, Farhatan Achiru Sya’ban Bin Huzairi SPd I, Adzana Qalesya Binti Yusman Harist, Qiana Nafeeza Binti Ammar Tajidin, M Akbar Pratama Bin Herwani,  Ahmad Awwab Abqorie Bin Ahmad Al-Batani, Nausyad Ahsanu Bin Erick Febri Karlefi, MPd, dan Ramadhan Nur Rahman Bin M Yamin Syamsul R.

 

Hadirin turut larut dalam prosesi marhabah dan mendoakan anak-anak yang diresmikan namanya.

Hadir pada kesempatan tersebut pimpinan dan pengurus serta para karyawan di lingkungan Ponpes Al-Ittifaqiah yakni Ketua  Yayasan Al-Itiifaqiah (YALQI), KH.Drs. Syamsul Bahri HAR, Mudir PPI, Dra KH Mudrik Qori, MA para wakil mudir dan kelaurga besar ponpes Al-Ittifaqiah lainnya.
Prosesi peresmian nama yang didahului dengan pembacaan marhaban dan barzanji yang dipimpin oleh Drs Ismail M Jelas. Kemudian dilanjutkan oleh para ustad yang membacakan barzanji.

BACA JUGA  Ungkap Kasus Kejahatan, 30 Anggota Polres OI Dapat Penghargaan

“Marhaban dan barzanji tanda peresmian nama anak yang baru lahir merupakan tradisi yang begitu akrab di kalangan masyarakat Sumatera Selatan. Al-Ittifaqiah dalam kurikulumnya memasukkan tradisi ini sebagai salah satu materi pembelajaran”, ujar Wakil Mudir I Muhyidin MA pada saat itu.

Hal itu juga dibenarkan oleh ustad. Zuhaironi, S.Pd.I selaku kepala kampus D.
Untuk itulah maka santri-santri juga dibekali dengan kemampuan penguasaan ilmu-ilmu alat seperti yasinan, tahlilan, khatib, MC dan lain sebagainya sehingga saat mereka berada di tengah masyarakat dapat secara langsung memberikan kontribusi yang berarti.
Syamsul Bahri HAR pada kesempatan sambutannya mengemukakan, menyambut gembira kegiatan ini yang hamper tiap tahun dilakukan. Untuk tahun ini berjumlah 13 anak dengan rincian 9 anak laki-laki dan 4 anak perempuan.

BACA JUGA  Jangan Hanya Jembatan, Jalan Kami Juga Rusak Pak Bupati

“Ini menjadi gambaran bahwa nantinya generasi penerus al-Ittifaqiah dilahirkan oleh para pengasuh pondok ini sendiri kita doakan moga mereka menjadi anak-anak yang soleh dan solehah,” ujarnya.

 

Mudir PPI Drs. KH Mudrik Qori, MA saat meresmikan pemberian nama anak-anak yang dimarhabahkan.

Usai marhabah kemudian dilanjut pemberian nama oleh Mudir KH Mudrik Qori, MA dan mendoakan agar anak-anak tersebut menjadi anak-anak soleh dan soleha menjadi pemimpin masa depan. Prosesi dilanjutkan dengan pengguntingan rambut oleh para pimpinan Ponpes.

Rahardian Martin dan Orangtuanya mengemukakan rasa syukurnya atas digelarnya acara tersebut.

“Dengan acara marhabah missal ini silaturahmi antarkeluarga besar al-Ittifaqiah maka akan semakin erat,” ujar pria yang juga Kakek Sakilah yang juga dibenarkan oleh Sunarto mbahnya dari pihak ibu Sang Bayi Eni Uswatun Hasanah SPdI..

Sama seperti tahun lalu, panitia semarak Idul Adha 1440 H mengatur beberapa agenda acara mulai dari malam takbiran, pawai obor, shalat Id, pemotongan dan penyaluran hewan qurban atau aqiqah sampai pada marhaban massal.

 

Teks/Editor: Sarono PS

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait