KAI Sumsel Gelar Lomba Gaple Tingkatkan Sportifitas

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Dalam rangka Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke-74, DPD Komite Advokat Indonesia (KAI) Sumsel menggelar Lomba Gaple bertemakan Lomba Gaple Kita Tingkatkan Sportifitas

Lomba Gaple ini di buka untuk umum secara gratis, pendaftaran mulai 8 – 12 Agustus dari pukul 08.00 sampai dengan 24.00 wib. Lomba digelar pada12-17 Agustus di Sekretariat DPD KAI Sumsel, Jalan Bungaran 8 Ulu Palembang.

” Lomba kita bagi menjadi 18 full, per full ada 32 orang peserta. Jadi total keseluruhan berjumlah 576 pasang,” kata Ketua DPD KAI Sumsel M.Aminuddin SH.MH, usai dibincangi wartawan Swarnanews, Senin (12/8/2019)

Sesuai data masuk peserta di ikuti dari Kota Palembang di wilayah Seberang Ulu dan Ilir, Ogan Ilir dan Banyuasin. Sementara akan menyusul dari Prabumulih, Muara Enim, Baturaja dan Lubuk Linggau

BACA JUGA  Kecamatan Kalidoni Prioritaskan Program Infrastruktur

“Khusus bagi pemenang akan meraih hadiah sebagai berikut, Juara 1 TV LED 32 inci, Juara 2 Karaoke Speaker active, juara 3 Dispenser, Juara 4 Kipas Angin. Ditambah tropi dan piagam untuk pemenang,” bebernya

Pria yang di sapa akrab Amin Trans menjelaskan, tercetusnya lomba gaple ini karena menarik moment kegiatan pada malam hari. Karena tidak menganggu aktivitas pekerjaan atau kesibukan sehari-hari. Biasanya para pengacara itu sidang dari pagi sampai sore, disanalah tercetus timbul ide untuk merayakan lomba gaple.

BACA JUGA  Kandang Kawat Pemakaman Penuh Sejarah, Butuh Tempat Parkir Memadai

“Jadi mengisi kemerdekaan itu dalam bentuk lomba secara Sportifitas, yakni olahraga lomba gaple. Generasi sekarang ini mengisi kemerdekaan dalam bentuk kegiatan lomba-lomba, kita tidak mengalami mengisi kemerdekaan dengan bambu runcing, namun mensyukuri nikmat yang di berikan dalam bentuk perlombaan. Sehingga Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke-74 cukup meriah,” jelasnya.

Diharapkan untuk generasiku penerus bangsa tentunya mengisi kemerdekaan itu dengan kegiatan positif. Di sinilah letak mensyukuri nikmat Tuhan yang diberikan bangsa Indonesia. Kita tidak mengalami proses mengangkat bambu runcing namun tinggal menikmati kemerdekaan itu dengan Rahmat Tuhan yang maha esa,” tandasnya

Teks : Herwanto
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait