Doa Bersama Satgas Karhutla untuk Sumsel

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Puncak musim kemarau tahun ini mengakibatkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Provinsi Sumatera Selatan, karena itu semua berharap meminta dan bermunajat untuk turun hujan.

Dengan hal tersebut Satgas Karhutla Sumsel menggelar yasinan, zikir dan doa bersama di dua tempat berbeda yaitu di rest area sekitar gerbang Tol Indralaya pada Kamis (15/8) sore dan di Pondok Pesantren Aulia Cendekia Jln. AMD Talang Jambe, Sukarami Kota Palembang, Jumat (16/8/2019) pagi.

Kegiatan Yasinan dan doa bersama yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendoakan agar musibah Karhutla di Sumsel bisa segera diatasi dan bagi yang terlibat dalam Satgas Karhutla diberikan keselamatan dan kekuatan.

Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono melalui Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 044/Gapo, Letkol Inf Imam Priharso, SH., MH. mengatakan, kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dilakukan oleh Sub Satgas Doa bekerjasma dengan Korem 044/Gapo, yang dilakukan di dua tempat yaitu di rest area sekitar gerbang Tol Palindra di Indralaya dan di Ponpes Aulia Cendekia Talang Jambe Palembang pimpinan Ustaz Hendra Zainuddin, M.Pd.I.

BACA JUGA  Menkop berharap Asian Games untungkan UKM Songket Palembang

“Bukan shalat (Istiska) tapi kami melakukan Yasinan dan doa bersama di rest area gerbang Tol Palindra Indralaya pada Kamis sore dan hari Jumat pagi ini di Ponpes Aulia Cendekia Talang Jambe. Selain personel Satgas dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA, juga diikuti oleh berbagai elemen masyarakat lainnya termasuk kita undang juga anak-anak yatim,” terang Kasiter.

Pelaksanaan yasinan dan doa bersama Kamis sore di Tol Palindra diikuti sekitar 150 orang dan di Ponpes Aulia Cendikia lebih dari 700 orang. “Pelaksanaan doa bersama di Tol Palindra diikuti sekitar 150 orang, dan pagi ini di Ponpes Auli Cendekia cukup ramai. Dari pesantren saja kurang lebih 500 orang yang ikut, ditambah petugas gabungan dan elemen masyarakat lainnya,” tuturnya.

BACA JUGA  Penangkapan Begal, Daerah Merah Mata Rawan Begal

Masih dikatakan Kasiter, tujuan dilakukannya Yasinan dan doa bersama tersebut tidak lain berhubungan dengan Karhutla yang sedang terjadi di wilayah Sumsel. “Tujuannya mendoakan supaya Karhutla ini cepat selesai, diturunkan hujan, petugas di lapangan diberi keselamatan, kesehatan, dan dijauhkan dari bahaya,” harapnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Provinsi Sumsel Iriansyah mengatakan, bahwa wilayah Sumsel merupakan daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan. Akibat dampak kebakaran tersebut dapat mengganggu kehidupan manusia, baik kesehatan, transportasi darat, laut maupun udara serta mengganggu lingkungan hidup sekitarnya.

“Kita sama-sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Provinsi Sumsel terhindar dari bencana Kebakaran Hutan dan Lahan”, ujar Iriansyah.

Teks : Iwan
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait