Jejak Rehab SDN 3 Setia Jaya Rp. 160 Juta Memprihatinkan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Rekam jejak hasil rehab SDN 3 Setia Jaya MUBA masih cukup memprihatinkan hasilnya. Selain masih berdebu lantai kelasnya, atap pun hanya diganti dengan Seng, dan sejumlah fasilitas pintu juga kursi pun masih memprihatinkan. Apalagi jika melihat lingkungan sekolah masih dikelilingi dengan jurang cukup mengkhawatirkan.

Tepatnya 14 Agustus merupakan Hari Pramuka sekaligus hari dimana para guru dan siswa SDN 3 Setia Jaya memperingati hari pramuka dengan melaksanakan upacara bersama di halaman sekolah yang terbatas dan masih dihiasi jurang menganga di belakangnya.

“Dulunya, halaman sekolah ini tidak bisa digunakan untuk kegiatan upacara dan bermain, karena belum ditimbun dengan tanah dan banyak jurang. Kalau tidak bekerjasama dengan Kepala Desa Sinar Jaya Pak Alex, saya rasa halaman sekolah tidak seperti ini, karena kemarin Pak Alex ada program, alhamdulillah Pak Kades membantu 35 Dam truk besar berisi tanah, alat pelar satu, dan alat hidro satu untuk menimbun halaman yang dulunya jurang hingga rata seperti ini, “ujar Prayitno selaku Kepala Sekolah saat dijumpai Swarnanews.

BACA JUGA  Kompetensi diperlukan tingkatkan mutu sekolah

Ruang sekolah juga sangat miris sekali. Ruang kelas masih dipenuhi debu, kursi-kursi yang tidak terlalu layak pakai, bahkan ada yang menggunakan kursi plastik, dan pintu antar kelas pun sudah tidak bisa digunakan lagi.

“Rehab sekolah yang katanya Rp. 160 juta sudah dilakukan akan tetapi faktanya hanya ganti Seng, Kusen-kusen tidak diganti, lantai tetap dibiarkan berdebu lantaran semen sudah rusak parah, kamar mandi juga tidak diperbaiki. Saya tidak bisa berbicara apa-apa lagi karena memang aturan saya hanya menerima kunci saja, ” tegasnya.

Siswa-siswi SDN 03 Setia Jaya ini sudah menerima bantuan pendidikan berupa Kartu Indonesia Pintar, akan tetapi penunjang lain seperti fasilitas sekolah sangat memperihatinkan. Tidak adanya kenyamanan dalam melakukan kegiatan belajar mengajar baik guru maupun siswa.

BACA JUGA  TKA dan TPA Pacu Kemampuan Anak Pahami Alquran

“Saya juga sudah berapa kali mengusulkan perpustakaan dan pengrehaban ruang kelas namun tidak ada hasil dan tindak lanjut sampai saat ini. Bahkan sudah 2 kali wartawan memberitakan dan 2 kali tim kecamatan datang ke sini, namun tidak juga ada tindak lanjut dan tidak ada hasil,”tuturnya.

Untuk total siswa di SDN 03 Setia Jaya ini berjumlah 224 dan untuk jumlah guru ada 12 guru. 1 guru honor murni, 6 Guru honor yg bergaji dari APBD, dan 5 guru PNS.

Prayitno selaku kepala sekolah benar-benar sangat memperjuangan untuk memperbaiki sekolah bahkan beliau juga sudah mengajukan untuk mendapatkan bantuan dari CSR Pertamina namun sampai sekarang juga belum di-ACC.

Harapanya, agar pemerintah dapat peduli dan benar-benar memperhatikan kesejahteraan siswa dan guru terutama untuk kenyamanan dan fasilitas yang lengkap.(*)

Teks : Syaidah
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait