Disdukcapil Kota Batasi Cetak KTP-el 500 per Hari

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Akibat pembatasan blanko sebagai faktor utama penyebab keterlambatan dalam penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP-el di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Palembang.

Hal ini dikatakan Kadis Dukcapil Kota Palembang, Edwin Efendi usai menghadiri acara rapat paripurna istimewa DPRD Kota Palembang, Jumat (16/8/2019).

“Kita kwalahan dalam melayani pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik. Bukan di Kota Palembang saja tapi di seluruh Indonesia. Paling dibatasi per hari mencapai 400 sampai 500 pencetakan KTP-el,” ungkapnyaLebieb.

BACA JUGA  Paripurna Gagal Digelar, Sidang Sempat Molor Dua Jam dan Diskor Hingga Waktu Tak Ditentukan

Edwin mengatakan, selama ini jumlah penerbitan KTP-el dibilang sangat sedikit dibandingkan dengan permohonan yang cukup tinggi. Parahnya lagi pihak Disdukcapil harus mendatangi Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan blanko.

” Untuk memperoleh blanko itu kita harus jemput bola. Biasanya satu bulan sekali kita mendatangi Kementerian Dalam Negeri,” terang EdwinEdwinm

Lebih lanjut, juga mengeluhkan biaya transportasi yang harus di keluarkan dalam pengambilan blanko karena tidak sesuai dengan jumlah yang diharapkan.

BACA JUGA  Singo Jalanan-PWI Sumsel Santuni Anak Panti

“Kita mengalami kesulitan karena biaya sendiri untuk mengambil blanko yang dirasa tidak sesuai dengan harapan. Dimana laporan yang masuk ada 7.000 belum dicetak, ditambah kehilangan dan kerusakan,” bebernya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, diharapkan masyarakat Kota Palembang supaya bersabar. Karena Disdukcapil terpaksa mengeluarkan surat keterangan (Suket) , dimana Suket tersebut digunakan untuk pelayanan perbankan, imigrasi dan bayar pajak,” tutupnya.

Teks : Herwanto
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait