Capai 20 Juta Pengguna,  Dompet Digital DANA Terus Merambah Berbagai Segmen Masyarakat

SWARNANANEWS.CO.ID, PALEMBANG |DANA, dompet digital Indonesia, makin menunjukkan kapabilitasnya sebagai infrastruktur pembayaran digital. DANA kini kian dapat diandalkan oleh setiap lapisan masyarakat di Indonesia untuk meningkatkan produktivitas disetiap kegiatan ekonomi yang mereka lakukan. Untuk makin menguatkan kepercayaan masyarakat untuk bertransformasi digital dalam kegiatan ekonominya secara nyaman dan aman, DANA juga memberikan jaminan proteksi 100% kepada penggunanya.

“Hingga kini pengguna kami telah mencapai angka 20 juta,”  ujar Restituta Ajeng Arjanti, PR Manager DANA pada konferensi pers yang digelar di Pepper Lunch Palembang Indah Mal  (PIM) Lantai 1, Jl Letkol Iskandar No 18, 24 Ilir, Bukit Kecil, Palembang, Sumsel, Selasa (20/8/2019)

 

Perempuan bertubuh mungil tapi energik ini mengemukakan, misi kami adalah menjadikan setiap pelaku kegiatan ekonomi di negeri ini makin efisien, produktif,dan berdaya saing tinggimelalui budaya transaksi nontunai dan nonkartu secara digital, sehingga mampu berkontribusi signifikan terhadap penguatan ekonomi nasional.

“Untuk itu, sejak awal kami membangun dompet digital DANA sebagai infrastruktur transaksi pembayaran nontunai dan nonkartu yang selalu mampu memberikan kemudahan dan kecepatan, cerdas, akurat, dan terjamin keamanannya,” tuturnya lagi.

Untuk mencapai misi tersebut, tambah dia DANA telah mengembangkanberbagai layanan yang memperkuat fungsinya sebagai dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia. DANA sebagai dompet digital kini bukan hanya bisa digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran digital, tapi DANA juga efektif untuk mengirim uang, menyimpan kartu debit dan kartu kredit, serta menunjang berbagai transaksi keuangan dan gaya hidup para pengguna melalui beragam fitur yang tersedia.

“Sebagai infrastrukturpembayaran digital berplatform terbuka, dompet digital DANA memiliki kemampuan dan manfaat untuk setiap pelaku usahaonline dan offline, termasuk startup (perusahaan rintisan). Para pelaku usaha dapat berkonsentrasi terhadap produknya dan pembayaran dapat dilakukan dengan mudah menggunakan DANA, sehingga pelaku usaha tetap kompeten dan berdaya saing tinggi di era digital ini,” ungkap Restituta lagi.

Bukan hanya itu Restituta memberi contoh berbagai jenis pengusaha baik offline maupun online, dapat langsung melakukan semua transaksi secara digital, nontunai dan nonkartu. Pengusaha offline diantaranya adalah para pedagang di pasar tradisional, pengemudi jasa transportasi umum, pemilik toko individual hingga gerai-gerai yang memiliki ratusan cabang seperti Ramayana, KFC, Sour Sally, Gulu Gulu, Hoka-Hoka Bento, Wendy’s, Coffee Bean, Baskin Robbins, Bakmi GM, Domino’s, Rejuve, hingga Kopi Kenangan. DANA pun bisa digunakan di jaringan pengguna Moka POS, sehingga mereka pun memiliki akses untuk dibayar menggunakan kartu kredit dan kartu debit yang sudah disimpan di dompet digital DANA.

BACA JUGA  Cegah Resesi Global Perkuat Pasar Lokal

Sementara, pengusaha onlineseperti para pelaku bisnis e-commerce dan media sosial, atau startup individual,dapat siap melayani transaksi nontunai dan nonkartu dengan memanfaatkan layanan-layanan yang tersedia pada dompet digital DANA.

 

 

 

Sinergi DANA dengan Dunia Usaha dan Perbankan

Selain pengusaha dan pengguna individual, dompet digital DANA berkolaborasi dengan perbankan untuk meningkatkan jumlah pengguna layanan perbankan sekaligus untuk meningkatkan inklusi finansial secara luas. Melalui sinergi dengan DANA, bank-bank yang memiliki jumlah cabang terbatastetap dapat meningkatkan jumlah pengguna layanannyakarena baik pengguna maupun pengusaha memiliki opsi untuk menyimpan akunnya di DANA, ataupun mengirimkan uang ke rekening bank melalui DANA.

“DANA bukan pengganti bank, melainkan pelengkap transaksi pembayaran atau penggunaan layanan perbankan. Sebagai contoh,DANA mampu memfasilitasi transfer saldo dengan cepat dan mudah melalui layanan Kirim DANA dan Minta DANA, serta memungkinkan pengguna membayar dengan kartu debit atau kartu kredit mereka yang sudah tersimpan di dompet digital DANA. Denganlayanan-layanan sinergis tersebut, baik pelaku usaha maupun konsumentetap dapat melakukan aktivitas transaksi meskipunsedang tidakmembawa uang tunai ataupun berada jauh dari ATM,” ujar Restituta.

Dari sisi pelaku usaha, transaksi menggunakan DANA juga dapat membuat bisnis berjalan lebih produktif dan efisien. Mereka bahkan tak perlu khawatir lagijika tidak memiliki uang pecahan untuk kembalian atau khawatir dengan risiko kehilangan uang.Dengan dompet digital DANA, transaksi dengan nominal tak lazim seperti Rp1 pun dapat terlayani.

Sinergi DANA dengan dunia usaha dan perbankan di Indonesia diharapkan makin meningkatkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat dalam menerapkan budaya nontunai dan nonkartu.Budaya ini penting untuk diwujudkan karena diyakini mampu berkontribusi terhadap penghematan pengeluaran negara dalam produksi dan distribusi uang fisik, serta terhadap penghematan pengeluaran bank untuk pembangunan dan pengelolaan ATM yang berbiaya tinggi.

“Melalui pengembangan inovasi yang terus kami lakukan pada dompet digital DANA dan solidnya sistem keamanan yang kami bangun, kami ingin meyakinkan publik bahwa era teknologi digital 4.0 tidak hanya menjadi milik e-commerce atau pelaku bisnis online, tapi juga usaha-usaha konvensional yang bertekad melakukan transformasi digital. Mereka tak perlu merombak jenis usaha atau model bisnisnya, dan tak perlu mengkhawatirkan keamanannya,” ungkap Restituta.

Jaminan Keamanan Bertransaksi dengan DANA

BagiDANA, keamanan adalah kunci dan prioritas utama, karena keamanan adalah dasar kepercayaan pengguna. Untuk itu, DANA menghadirkan Program DANA PROTECTION. DANA PROTECTION merupakan jaminan proteksi 100% untuk kenyamanan serta keamanan penggunaan dompet digital DANA yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna yang telah mendaftarkan diri sebagai pengguna premium. Cara untuk menjadi pengguna premium sangat mudah, yaitu dengan mengikuti proses KYC (Know Your Customer) sesuai dengan ketentuan.

BACA JUGA  Harga Emas Antam Naik Rp2.000, Emas Dunia Naik Karena Konflik Suriah

Pengguna DANA dapat menemukan logo DANA PROTECTION melalui menu “Pay” atau “Bayar” pada akunnya. Logo tersebut terletak di bagian pojok kanan atas Kode QR Saldo DANA. Pengguna diimbau untuk mengklik logo tersebut guna mendapatkan informasi detail dan memahami tentang proteksi optimal yang diberikan DANA bagi mereka.

 

 

Melalui Program DANA PROTECTION yang diperkuat teknologi keamanan yang canggih, DANA memberikan jaminan proteksi 100% atas semua dana pengguna yang tersimpan di dalam aplikasi dompet digital DANA. Pengguna tidak perlu mengkhawatirkan keamanan dananya yang tersedia di Saldo DANA, atau yang tersedia di Kartu Debit maupun Kartu Kredit yang mereka simpan di dalam aplikasi dompet digital DANA. DANA memberikan garansi uang kembali jika terjadi kehilangan uang yang disebabkan oleh gangguan atau permasalahan pada saat transaksi.

Program DANA PROTECTION makin melengkapi jaminan keamanan yang dihadirkan DANA. Semua infrastruktur transaksi digital DANA berada di bawah pengawasan Bank Indonesia dan sudah memiliki sertifikasi PCI DSS (The Payment Card Industry Data Security Standard), yakni standar keamanan tinggi setingkat keamanan perbankan. Selain itu, DANA juga memiliki Data Center dan Data Recovery Center di Indonesia, yang mumpuni dalam menangani skalabilitas transaksi yang tinggi dan melakukan manajemen risikountuk melindungi pengguna.

“Sebagai perusahaan teknologi rintisan lokal Indonesia di bidang finansial, DANA juga memastikan keamanan para penggunanya dengan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dalam hal pemanfaatan data kependudukan untuk proses KYC atau verifikasi data pengguna dan validasi layanan,” ungkap Restituta.

“Bagi DANA, kerja sama dengan Dukcapil berdampak signifikan dalam mempercepat layanan dan mengantisipasi upaya pemalsuan data. Sementara bagi pengguna DANA, kerja sama ini dapat menghindarkan mereka dari kemungkinan penyalahgunaan data oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.”

Restituta menambahkan, “DANA PROTECTION akan makin solid jika didukung dengan perilaku penggunaan yang sehat dari para pengguna. Kami mengimbau pengguna DANA untuk tidak berbagi smartphone dan tidak sembarangan menginformasikan PIN atau OTP ke pihak lain yang berpotensi membuka celah terjadinya penyalahgunaan akun serta tindak kejahatan yang tidak diinginkan,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

Teks: Rel

Editor: Sarono PS

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait