Kalteng Studi Banding ke Sumsel

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Siswa Mengenal Nusantara (SMN) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN sejak tahun 2015. Program SMN ditujukan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB.

Keragaman kekayaan nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan komponen pemerintah dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi.

Program SMN diikuti oleh 23 siswa/i terbaik perwakilan Kabupaten/Kota dari masing-masing provinsi, adapun 3 siswa diantaranya adalah siswa penyandang disabilitas dan bersekolah di SLB. Para siswa didampingi oleh 1 perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi dan 2 orang guru teladan tingkat provinsi. Kontingen dari masing-masing provinsi akan dikirim ke provinsi lainnya selama satu minggu.

Tahun ini, SMAN Sumatera Selatan berkesempatan untuk menyambut rombongan siswa/i dari provinsi Kalimantan Tengah. Kunjungan ke SMAN Sumatera Selatan dilakukan dalam rangka studi banding dalam bidang pendidikan.

BACA JUGA  Deru Tolak Tutupi Minus LRT Rp. 8,9 M

“SMAN Sumatera Selatan merasa terhormat dan bangga sekali dapat menjamu rombongan SMN dari Provinsi Kalimantan Tengah(Kalteng). Kami yakin bahwa siswa/i yang hadir merupakan anak-anak terbaik yang sudah melewati serangkaian seleksi untuk dapat menjadi perwakilan di Sumatera Selatan,” ujar Kepala SMAN Sumsel, Devi Mardhiyanti, M.Pd, Selasa (20/8)

“Mari gunakan kesempatan hari ini sebagai momentum bagi siswa SMAN Sumsel dan kontingen SMN Provinsi Kalteng untuk berkenalan, saling berbagi mengenai sistem pendidikan serta kebudayaan daerah masing-masing,” terangnya

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung amphitheatre SMAN Sumatera Selatan ini berlangsung dengan sangat meriah. Siswa SMAN Sumsel memperkenalkan budaya khay Sumsel melalui penampilan tarian, nyanyian lagu daerah, dan pemaparan materi mengenai kearifan budaya di berbagai Kabupaten/Kota asal siswa/i SMAN Sumatera Selatan.

Selain itu, perwakilan siswa/i dari Kalteng juga menampilkan tarian tradisional Mandau dan Bahalai yang begitu memukau para hadirin yang hadir. Di akhir acara, siswa/i dibagi menjadi kedalam kelompok kecil untuk berdiskusi dan berbagi mengenai pendidikan di daerah masing-masing. Serta, siswa/i dari Kalteng diajak melakukan school tour di area sekolah dan asrama SMAN Sumatera Selatan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Sumsel Bangun Enam Rumah Ibadah Berdampingan di Jakabaring

Ditempat sama, Hepi Juliansyah, selaku tim PT. Pelabuhan Indonesia II (IPC) yang memfasilitasi program SMN, menjelaskan bahwa selain melakukan studi banding ke SMAN Sumsel, siswa/i SMN Provinsi Kalteng diajak untuk mendatangi berbagai lokawisata yang ada di Palembang.

“Para kontingen menginap di rumah warga (homestay) agar mengenal lebih dekat berinteraksi dengan warga Sumsel. Bahkan, siswa/i juga diperkenalkan tentang kemaritiman wilayah Sumsel dengan menginap di Pangkalan Angkatan Laut Palembang,” jelasnya.

Teks : Iwan
Editor ; Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait