Dodol Sawo Lematang Kreativitas dari Desa Dangku

SWARNANEWS.CO.ID, MUARAENIM |Melimpahnya hasil panen buah sawo dari  Desa Dangku Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muaraenim yang mencapai 70-80 ton per tahun, membuat  Lesiani mempunyai  gagasan baru untuk pengolahan buah sawo selain  dijual  buah segar.

Dodol sawo Srikandi produk Desa Dangku.

 

Lesiani berinisiatif membuat jelly dari buah sawo lalu dodol dan wajik untuk menambah penghasilan tambahan warga desanya. Lesiani selaku istri dari Kepala Desa Dangku Khoiri Jeffrison SH,

BACA JUGA  Pembentukan 25 Perda Kabupaten Muaraenim Tahun 2018.

Untuk itu pada  2 Juli 2019 pihaknya mendatangkan  pihak PT. TEL Pulp and Papper selaku Bapak Angkat dari UMKM di Kecamatan Empat Petulai Dangku untuk memberikan bantuan dari dana CSR berupa mesin parut kelapa juga Oven pemanggang kue. Kemudian juga hadir  dengan tenaga pembimbing yang dikirim oleh Dekan  Fakultas Pertanian dari Universitas Sriwijaya(Unsri ) diketuai Dr.Ir.Purwiyanti MP sebagai fasilisator untuk memberikan pelatihan cara pembuatan dodol, wajik dan permen jely dari buah sawo.

BACA JUGA  Imigrasi Muara Enim Buka Pelayanan Paspor Mobile

 

 

“Setelah pelatihan dari Purwiyanti, kami mulai pengolahan buah sawo menjadi wajik dan dodol juga jelly” ungkap Ibu Lesiani sebagai inspirator.

 

Kontributor: Triono

 

Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait