Warung Bakso Granat Pakjo Disegel Bagian Pajak

6 September 2019 7:20 pm,

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Tim gabungan dari Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang melakukan penyegelan Warung Bakso Granat di jalan Inspektur Marzuki yang hampir nyaris risuh. Pasalnya, ketika hendak melakukan penyegelan dihalangan seorang pria yang mengaku kerabat pemilik bakso tersebut.

“Kita lakukan penyegelan karena pemilik Bakso Granat sudah tiga kali diberikan Peringatan dari BPPD Kota Palembang akibat menolak memasang e-tax (alat pajak online),” kata kepala BPPD Kota Palembang Sulaiman Amin, Kamis (5/9/2019).

Lebih lanjut, petugas BPPD sebelumnya sempat diterima oleh pemilik Bakso Granat pada Rabu (4/9/2019) untuk memasang alat tersebut sekitar pukul 12.00 WIB setelah selesai petugas kembali langsung ke kantor.

BACA JUGA  Saatnya Masyarakat Hijrah Berkendara

“Ketika diperjalanan saat petugas mengecek sinyal e-tax, ternyata tidak tersambung dan disinyalir terputus. Sehingga petugas kembali melakukan pengecekan, anehnya petugas melihat kondisi kabel e-tax telah rusak,” bebernya.

Disamping itu, kerabat pemilik warung bakso yang cukup terkenal di Palembang itu memutus kabel alat perekam pajak dan memarahi petugas dengan kata-kata yang tak sepantasnya dengan nada tinggi hingga petugas merasa terancam.

BACA JUGA  Gubernur Minta Pejabat Hati-hati Berkomentar di Media Sosial

“Untuk mengindari hal yang tidak diinginkan, petugas mengambil kembali sebagian alat perekam pajak yang dirusak, lalu melapor ke Mapolsekta IB I ,” jelasnya.

Menurut pantauan, Warung Bakso Granat Bang Aziz ketika petugas BPPD dan Sat Pol PP hadir di lokasi masih beraktivitas seperti biasa.Puluhan pegawai bakso granat menggelar yasinan.

Sementara ibu dari pemilik warung Bakso Granat menyebutkan bahwa mereka mengaku diperas.

Teks : Iwan
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait