DSSA Sinarmas Boyong Penghargaan Gold

7 September 2019 3:58 pm,

SWARNANEWS.CO.ID-JAKARTA, (07/9/2019) | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu perusahaan di Grup Sinarmas yang berfokus pada bisnis energi dan infrastruktur, meraih penghargaan Gold untuk kategori pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi (SDGs-8) dalam ajang Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2019.

Corporate Secretary PT DSSA Susan Chandra dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu, menyebutkan ISDA merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Corporate Forum for Community Development, bagi perusahaan dan lembaga yang berkontribusi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. ISDA 2019 ini diikuti oleh 66 perusahaan.

Penghargaan diterima oleh Direktur DSSA Lokita Prasetya. Hadir dalam malam penganugerahan ISDA 2019 pada Jumat (6/9) malam, di Hotel Bidakara Jakarta, Kepala Badan Standardisasi Nasional Prof Bambang Prasetya, perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, perwakilan Kementerian serta undangan lainnya.

Menurut Susan Chandra, dalam ISDA tahun ini pihaknya mengusung dua program pendidikan dan pelatihan yang dinamai Engineering Development Program (EDP) dan Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrik (PTPL). EDP dikembangkan oleh tim internal perusahaan yang menitikberatkan pada proses dan sistem PLTU, untuk membina lulusan S1/D3 menjadi asisten engineer ketenagalistrikan.

BACA JUGA  Jokowi harus Bersikap Tegas

“Sementara PTPL dikembangkan melalui kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN di Jakarta, untuk membina lulusan SMK/SMA menjadi operator dan teknisi ketenagalistrikan,” katanya.

Program EDP dan PTPL dirancang dengan mengombinasikan pelatihan di dalam kelas dan pelatihan di lapangan, dan dibina dengan pelatihan soft skill, technical skill, dan pemagangan (on-the-job training). Peserta program diprioritaskan bagi putra-putri terbaik dari sekitar lokasi pembangkit listrik milik DSSA.

Dengan lama pendidikan dan pelatihan sekitar 12 – 18 bulan, program ini telah berhasil mencetak SDM ketenagalistrikan yang kompeten dan tersertifikasi dengan lebih dari 10 kompetensi antara lain penanganan batubara, pengoperasian dan pemeliharaan boiler, turbin, pengolahan air, dan lain-lain.

BACA JUGA  Menkes Minta Perkuat Kerjasama Tim

Saat ini DSSA telah menempatkan 172 orang peserta program EDP dan PTPL sebagai asisten engineer, operator, dan teknisi ketenagalistrikan, yang mana sekitar 10 persen diantaranya adalah tenaga kerja wanita. Mereka telah bekerja sebagai karyawan di pembangkit listrik milik DSSA yang berlokasi di Sulawesi Tenggara, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

Didukung oleh lebih dari 2.000 karyawan di berbagai lokasi di Indonesia, saat ini DSSA telah memiliki tiga IPP PLTU. IPP PLTU Sumsel-5 berkapasitas 2 X 150 MW di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2 X 50 MW di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2 X 100 MW di Tumbang Kajuei, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

DSSA juga memiliki empat pembangkit listrik atau captive power plant yang terletak di Serang, Tangerang, dan Karawang.

Teks/Editor:  Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait