Perangi Narkoba,  BNNK dan PWI  Kabupaten OI Jalin Sinergi  

7 September 2019 12:58 pm,

Waspadai Gejala  Pengguna di Usia Dini

SWARNANEWS.CO.ID, INDRALAYA  Menimbang fungsi strategis keberadaan wartawan dan media, Badan Nakotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir (OI), menjalin sinergi dengan   organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Kabupaten Ogan Ilir bersinergi dalam mensosialisasikan dampak bahaya penggunaan Narkoba serta akan terus menjalin berbagai kegiatan di masa mendatang.
Kesepakatan tersebut terjalin dalam rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kabupaten OI, Kamis (5/9/2019).

Kepala BNNK Kabupaten OI, AKBP Irfan Arsanto, S.Sos dan Ketua PWI OI M Gusti Ali saat menjalin kesepakatan kerjasama.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala BNNK Ogan Ilir, AKBP  Irfan Arsanto. S.Sos, Ketua PWI OI, Gusti M Ali, Penasehat PWI OI, Sarono P Sasmito dan HM Syarifuddin Basrie, Kepala Seksi (Kasi)  Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat ( P2M ) BNNK OI,  Rulyadi,  Kasubag Umum BNNK Zainal serta semua anggota PWI Kabupaten OI.

Pada sambutannya Irfan menyambut baik inisiatif yang diambil oleh para pengurus PWI OI untuk bermitra. Sebab hal itu akan dapat membawa manfaat yang signifikan dalam upaya melakukan pemberantasan narkoba di daerah setempat.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan. Di antaranya dalam hal sosialisasi bahaya narkoba sehingga kita dapat melakukan pencegahan sejak dini,” ujar perwira menengah di Kepolisian ini.

BACA JUGA  Hingga Saat Ini, Dari 53 Peserta MTQ, Kafilah OI 33 Diantaranya Masuk Final

Sementara itu Rulyadi pada paparannya mengemukakan, menurut data BNNK Ogan Ilir terbaru, saat ini di  Kabupaten Ogan Ilir (OI), ada 13 ribu lebih pemakai Narkoba aktif dari berbagai kalangan,  terbanyak nomor dua dari kabupaten yang ada di Indonesia.
Melihat kondisi tersebut peran wartawan dan media  sangatlah penting dalam mensosialisasikan pencegahan bahaya buruk dampak penyalagunaan Narkoba. Kami sangat berharap peranserta media proaktif dalam mensosialisasikan ke masyarakat luas sehingga kita dapat mencegah pemakai narkoba yang makin marak di daerah ini, ujarnya.

Anggota Penasihat PWI OI, Sarono P Sasmito saat memberikan masukan pada acara Rakor BNNK dan PWI OI.

Ketua PWI Kabupaten OI, M. Gusti Ali sangat merespon  ajakan tersebut. Menurut Gusti ke depan PWI akan lebih proaktif lagi untuk membatu BNNK dalam mempublikasikan bahaya buruk dari narkoba,  serta selalu siap mendukung pemberitaan  BNNK Ogan Ilir.

Pada sesi tanya jawab, Sarono P Sasmito anggota wanhat PWI OI mengemukakan, dari data yang diungkap oleh pembicara di Sumsel terdapat 130.000 pemakai narkoba. Satu angka yang sangat memprihatinkan. Belum lagi kalau angka-angka tersebut dirinci lebih lanjut, kalau pemakainya usia muda yang produktif, maka ancaman narkoba ini sangat membahayakan masa depan bangsa. Oleh karena itu perlu upaya sinergi dan menyeluruh untuk mengantisipasinya sejak dini.

BACA JUGA  BNN Rakor Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba

“Kita juga melihat perokok pemula saat ini pada usia SD. Padahal rokok bisa menjadi pintu masuk untuk memakai narkoba misalnya ganja dan lain-lain. Jadi untuk itu perlu perhatian kita semua agar kita melindungi anak-anak kita,” ujar pria yang juga Pemimpin Redaksi Swarnanews ini.

Di sisi lain, agar pengedar dan  pengguna narkoba jera, tambah Sarono maka penegakan hukum harus benar-benar tegas.

 

 

Kepala Seksi ) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat ( P2M ) BNNK OI, Rulyadi saat paparan.

HM Syarifudin Basrie menambahkan pihaknya dengan relawan Sukoi siap untuk membantu BNNK dalam memberantas narkoba di OI. Hal senada juga dikatakan Abdullah Gatmyr yang siap juga memberikan kontribusi pemikiran dan pemberitaan untuk itu memberantas narkoba di OI. Sementara  Yasandi meminta agar proses penegakan hukum tegas dan tidak dipermainkan dengan adanya pungli atau 86 sehingga banyak kasus narkoba yang terjadi tapi penanganan hukumnya tak pernah selesai.

Pada tanggapannya Irfan menyambut baik masukan dari para wartawan tersebut. Pihaknya bertekad akan melakukan segala daya upaya untuk pemberantasan narkoba di Kabupaten OI.

Teks/editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait