Melebung Ikan Diusulkan Deru Masuk Kategori Wisata Baru

8 September 2019 10:56 pm,

SWARNANEWS.CO.ID, OGAN ILIR | Setiba di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (8/9) siang, Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia langsung menuju tambak ikan dalam rangka panen ikan bersama-sama (melebung).

Tak segan-segan dirinya langsung mengambil jaring ikan untuk langsung menangkap sendiri. “Saya sengaja datang ke sini menyisihkan waktu di sela-sela kesibukan melayani masyarakat untuk datang kesini,” ungkapnya.

Tampak hadir juga Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Wakil Ketua TP PKK Hj. Fauziah Mawardi Yahya, dan pejabat Pemprov Sumsel beserta anak dan cucu Gubernur Sumsel ikut melebung ikan.

BACA JUGA  Meriahkan HGN ke-53, Az-Zawiyah Tanjung Batu Gelar Lomba Masak

Menurut HD tradisi melebung ini tak sekedar menjaga silaturahmi dengan cara menangkap ikan bersama. Tapi sudah menjadi kearifan lokal yang kaya manfaat.

“Harapan saya kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten apalagi ini termasuk kampungnya Pak Wagub, bahwa melebung ini harus dipertahankan karena ini budaya yang diawali oleh leluhur kita, ini kearifan lokal juga,” katanya.

Tak hanya sebagai jalinan silaturahmi, menurutnya melebung ini sebagian ini juga menjadi mata pencarian bagi masyarakat , malah kedepan tradisi ini berpotensi menjadi wisata asal pintar mengemasnya.

Melebung juga sangat ramah lingkungan, karena menangkap ikan secara bersama-sama tanpa merusak kelestarian alam maupun habitat ikan itu sendiri. Karena melebung bukan meracun ataupun lainnya tali ikan dibesarkan kemudian kalau sudah besar diambil dan dikonsumsi atau dijual.

BACA JUGA  Ma’ruf Amin Memiliki Ikatan Emosional  Kuat Dengan PPI

“Ikan salah satu pencarian bagi masyarakat sekitar, begitu juga Dinas Perikanan Sumsel kita sedang memberikan bantuan terutamanya ilmu pengetahuan kepada kelompok-kelompok ini agar bagaimana ikan ini bisa terjaga utamanya habitatnya, karena sebgaian ikan sudah langkah,”sambungnya.

Tak hanya itu, dia meminta kepada masyarakat bagaimana membesarkan ikan ini tanpa harus tercemari makan -makanan yang mengandung bahan olahan apalagi mengadung kimia.

Teks/Editor: Ril/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait