Jangan Mudah Mencabut Gigi

SWARNANEWS.CO.ID. PALEMBANG. Gigi adalah mahkota berharga bagi manusia. Tanpa gigi senyum tidak akan terlihat indah. Untuk itu, perlu dilakukan perawatan. Janganlah sekali-kali menganggap enteng fungsi gigi, sehingga ketika sakit sedikit langsung mencabutnya.

Menurut drg Budi Asri Kawuryani MM dari Graha Eksekutif RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, gigi selain bermanfaat untuk melumatkan makanan, juga untuk estetika (penampilan). Jangan mudah untuk mencabut gigi.

 

drg Budi Asri Kawuryani MM

“Gigi yang tidak harus dicabut yakni yang masih mungkin dilakukan perawatan saluran akar gigi, dimana saluran gigi yg berisi syaraf dan pembuluh darah yang sudah terinfeksi harus dibersihkan dan disterilkan. Selain itu,tidak ada kelainan pada ujung akar gigi. Misalnya, kista, abses atau granuloma ( daging yg tumbuh diujung akar ) akibat infeksi menahun (kronis). Nah kalau gigi sudah ada yang seperti itu harus dicabut, meskipun bisa juga dilakukan perawatan dg pertimbangan tertentu “jelas Dokter Asri.

Gigi yang terkena infeksi sampai ujung akar gigi, jika infeksinya masih kecil, masih mungkin untuk dilakukan perbaikan. Tetapi jika infeksinya sudah menyebar dan pernah bengkak, atau giginya sudah tidak bisa ditambal lagi karena kepala gigi (mahkota gigi) sudah tidak ada dan menyisakan tonggak gigi saja, artinya gigi mesti dicabut.

BACA JUGA  Tim Karate RSMH Sabet 3 Emas dan 2 Perak

Infeksi pada gigi terjadi akibat adanya kuman. Sesungguhnya ada 700 lebih kuman di dalam mulut. Namun, kuman ini tidak merusak, melainkan berfungsi untuk membantu pencernaan (bakteri baik). Tetapi, apabila ada sisa makanan di rongga mulut yang mengalami pembusukan atau fermentasi, akhirnya menyebabkan kerusakan gigi. “Kuman Staphylococcus yang mulanya berfungsi untuk membantu proses pencernaan dalam mulut, akibat ada sisa makanan yang mengendap di mulut dalam waktu lama, membuat bakteri itu bekerja membusukkan sisa makanan. Hingga akhirnya terjadi infeksi pada gigi.”

Untuk itulah, pentingnya menyikat gigi secara teratur. Sejak dini anak-anak sudah mulai diajari menyikat gigi, terutama jika giginya sudah mulai tumbuh. Sebab, sisa makanan dalam rongga mulut yang tidak dibersihkan selama tempo 12 jam akan merusak gigi. Makanya, sebelum tidur disarankan untuk menggosok gigi terlebih dulu. Tidur malam selama delapan jam, tanpa ada aktivitas dalam mulut, akan memudahkan kuman menghancurkan sisa makanan tadi. “Minimal sikat gigi dua kali sehari, sebaiknya ya selepas makan kita sikat gigi. Paling tidak berkumur dengan air putih,” kata wanita asli Jombang Jawa Timur.

Pemakaian pasta gigi selama menggosok gigi diperlukan. Karena pasta gigi mengandung Fluoride. Sementara untuk pemakaian obat kumur yang banyak dijual di pasaran, kata Dokter Asri, sebaiknya dibatasi. Obat kumur jangan dipakai lebih dari dua minggu atau 14 hari berturut-turut. Jika terlalu sering, maka kuman baik dalam mulut akan mati. Hal ini menyebabkan mulut akan timbul jamur. Kalau sudah begini, penangananya lebih sulit lagi. “Bentuk jamurnya, timbul warna putih kekuning-kuningan di lidah atau di mukosa mulut,” tegas Dokter Asri.

BACA JUGA  Asi Penting Untuk Cegah Bayi Kerdil

Makanan yang perlu dihindari agar gigi tidak mudah berlubang, yakni makanan mengandung asam, rokok serta mengurangi konsusi makanan yang lengket dan manis, seperti dodol, permen, dan lain-lain. Dan akan lebih baik lagi, jika kita mengonsumsi makanan berserat yang fungsinya sebagai self cleanser (pembersih gigi), seperti apel, bengkuang, mangga, jeruk, nanas, dan belimbing. Buah-buahan ini sebagusnya dikonsumsi setelah makan.

“Saya menyarankan agar jangan malas merawat dan membersihkan gigi, supaya gigi tidak sampai di cabut. Karena sebagus-bagusnya gigi palsu, tidak akan sebagus gigi sendiri. Begitupun dengan gigi implant, meski bentuknya sama dengan gigi asli, namun kenyamananya tentu berbeda,” ujar Dokter Asri sembari tersenyum.

Terakhir, pergilah ke dokter sebelum sakit sehingga mengurangi biaya dan waktu kita untuk berobat.(*)

Teks/editor: maya

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait