Sekolah Diliburkan 3 Hari Kedepan

14 Oktober 2019 7:36 pm,

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG – Akibat kondisi asap yang semakin parah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto menghimbau kepada pihak sekolah untuk meliburkan selama tiga hari anak sekolah.

Terhitung sejak tanggal 14 – 16 Oktober 2019, atau dimulai hari ini Senin sampai dengan Rabu untuk sekolah di tingkat TK/Paud, SD/MI, SMP/MTS Negeri maupun Swasta di Kota Palembang

“Setelah berkonsultasi dengan Pak Wali dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terkait kondisi asap sudah masuk level berbahaya. Maka kita liburkan anak sekolah,” katanya, Senin (14/10/2019)

Namun, apabila kondisi kabut asap masih tidak memungkinkan atau berbahaya bisa diperpanjang kembali. Kalau pun tidak hari Kamis sudah masuk sekolah lagi

BACA JUGA  HMI Pertanyaan Kenaikan PBB

” Himbauan sudah di mulai hari ini melalui WhatsApp pemberitahuan kepada pihak sekolah walaupun belum berkonsultasi Pak Wali. Menurut informasi DLHK, kabut asap sudah mulai berbahaya dan Dinas Pendidikan langsung mengantisipasi ,” ujarnya

Untuk guru-guru sesuai surat edaran Walikota dihimbau masuk pukul 09.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB. Sementara bagi anak bersekolah sore disesuaikan paling tidak pukul 17.00 WIB sudah pulang. Biasanya, asap sudah mulai tebal

Zulinto meminta kepada guru-guru untuk menggantikan dengan tugas-tugas anak supaya belajar di rumah dan pada saat masuk sekolah sudah siap mengumpulkan tugas-tugas yang diberikan guru.

BACA JUGA  Aplikasi Program Subuh Bakal Dilounching

Untuk orang tua murid, dihimbau karena anak anak dirumahkan supaya tidak keluar rumah, tugas apa yang di berikan mohon di bantu mengingatkan tugas apa untuk belajar di rumah, jangan sampai keluar rumah di kondisi kabut asap berbahaya ini.

“Sekarang harus konstitusional mencermati kondisi yang ada, jika berbahaya kenapa tidak cepat mengambil tindakan. Kesehatan itu sangat mahal pada prinsipnya, bisa digantikan dengan memberikan tugas di rumah,” urainya.

Tapi tatkala terserang penyakit itu sudah berbahaya karena berhubungan dengan kesehatan. Anak-anak memang sangat rentan sekali terkena penyakit pernafasan dan lain sebagainya,” tandasnya.

Teks : Iwan
Editor Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait