Pelajar Sambut Antusias Kejuaraan Bowling Dunia

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Ratusan pelajar menyambut kejuaraan bowling dunia yang akan dilaksanakan pada tanggal 16-24 November di Jakabaring Sport City mendatang.

Persatuan Bowling Indonesia menggelar sosialisasi Bowling World Cup di Aula SMK Negeri 2 Palembang, Senin (04/11/2019).

Sosialisasi tersebut diikuti ratusan pelajar dari berbagai perwakilan sekolah seperti SMA Negeri 10, 11, 12, 17 serta SMK Negeri 2, 4, 5 dan turut hadir juga Kepala Dinas Kominfo Sumsel Ahmad Rizwan beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kominfo Sumatera Selatan Ahmad Rizwan menyampaikan bahwa sosialisasi kejuaraan bowling dunia ini sudah dilakukan 10 kabupaten kota yang berada di Sumsel.

BACA JUGA  PT Bukit Asam Serahkan Tugu Ikan Belido

“Alhamdulillah, Ini yang ke 10 kalinya di Kota Palembang, kami sangat mengapresiasi atas penerimaan yang luar biasa ini, sekali lagi saya ucapkan terimakasih,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad Rizwan juga menjelaskan kejuaraan bowling dunia ini pertama kali diadakan di Indonesia digelar pada tanggal 1980 dijakarta, selama kurang lebih 30 tahun Indonesia kembali ditunjuk untuk menjadi tuan rumah.

“Berkat kerja keras bapak Gubernur dan Ibu Hj Percha Leanpuri, Indonesia khususnya Sumatera Selatan menjadi tuan rumah kembali yang akan melibat 93 Negara dari 5 Benua yang ada,” terangnya.

Diketahui, dua kali sebelumnya kejuaraan bowling dunia ini dilakukan di las Vegas Amerika Serikat dan Shanghai Tiongkok. “Kita harus bangga serta menunjukkan bahwa Sumsel bisa disejajarkan dengan kota-kota dunia,” jelasnya.

BACA JUGA  Oktober Tol Palembang-Kayuagung Diresmikan

Melalui pesan Gubernur Sumsel Herman Deru, Rizwan menyampaikan bahwa harus dimanfaatkan sebenar-benarnya momentum ini dengan melihat belajar langsung dari atlit-atlit luar negeri kelas dunia. Diharapkan 5-7 tahun kedepan bisa menimbulkan atlit-atlit bowling baru.

“Di sini kita sampaikan bowling adalah olahraga bagi masyarakat, jadi tidak ada batasan, dengan itu kita harus mensosialisasikan bahwa olahraga tersebut bisa dilakukan untuk semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Teks : Iwan
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait