Warga Sukamerindu Mura Panen Raya Cabai

SWARNANEWS.CO.ID, LUBUKLINGGAU | Kadis pertanian dan peternakan kabupaten Musi Rawas, Zuhri Syahwal, mengatakan moment Panen Raya Cabai menjadi sangat penting,  karena menurut data, pada tahun 2018 yang lalu, luas tanaman cabai seluas 337 Ha dengan luas panes 334 Ha, produksi sebesar 340 Ton dengan produktivitas sebesar 10,1 Ton/Ha. Dari luas tanam tersebut, yang mendapatkan pembiayaan melalui dana APBN  seluas 60 Ha, dana APBD 4 Ha dan Swadaya petani seluar 273 Ha.

“Pemkab Mura melalui Dinas Pertanian akan terus mendampingi para petani cabai mulai dari pembibitan sampai pasca panen. Pemkab Mura bersama Eddy Prabowo hari ini memberikan bantuan berupa bibit cabai dan alat pertanian. Diantaranya, 1 unit Motor Gandeng Roda Tiga , 3 unit Alat Pengolah Cabai, 2 unit Alat Pengolah Tanah Cultivator , 1 unit alat pengolah tanah Hand Traktor, 3 unit pompa air, 65 bungkus bibit cabe, 4 unit alat Pemipil Jagung,” ungkap Zuhri.

BACA JUGA  Dalami Dugaan Pungli, Inspektorat Periksa 20 Kades

“Bantuan yang diberikan memang masih jauh dari cukup. Tapi, ke depan, Pemkab Mura berkomitmen akan menambah bantuan ke kelompok petani cabai,” tambahnya.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan (H2G) Dalam kesempatan itu, Bupati ikut memetik cabai bersama para petani.

Bupati H Hendra Gunawan pada saat menghadiri acara panen raya cabai di Desa Sukamerindu Kecamatan STL Ulu Terawas, Rabu (4/12) mengaku kagum dan bangga bisa mengikuti panen raya. Baginya, melihat hamparan pohon cabai tersebut memberikan rasa optimis untuk mewujudkan Musi Rawas Sempurna. Terlebih lagi, potensi Sumber Daya Alam di desa Sukamerindu sangat kaya, jika bisa dikelola dengan baik akan mampu mendongkrak peningkatan ekonomi yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Smantu Gelar Perpisahan  Siswa

Bupati juga memberikan gambaran kepada masyarakat yang hadir akan pentingnya bertani holtikultura disamping juga berkebun sawit dan karet yang menjadi potensi untuk perkebunan di Kabupaten Musi Rawas khususnya. Dijelaskan Bupati, sebelumnya, Desa Sukamerindu ini termasuk desa tertinggal, namun saat ini sudah masuk kategori berkembang.

“Alhamdulillah, meskipun sempat kemarau panjang, namun hari ini kita bisa melakukan panen cabai. Ayo berinovasi, melalui kreatifitas dapat menunjang peningkatkan ekonomi. Dari hasil panen ini, cabe juga bisa diolah menjadi berbagai macam jenis olahan untuk mendongkrak pendapatan ekonomi,” ujar Bupati.

Teks : Supriadi
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait