Akhir Tahun 2019, Lahat Kebanjiran

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT | Entah salah siapa sehingga Allah SWT memberikan cobaan beruntun kepada masyarakat Kabupaten Lahat, pasalnya diakhir tahun 2019 ini banyak bencana menimpa bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat.

Belum usai masalah teror Harimau Sumatera memangsa warga sudah timbul lagi duka yang mendalam yakni jatuhnya bus Sriwijaya tujuan Bengkulu-Palembang ke jurang liku Lematang yang menelan korban jiwa kurang lebih 32 jiwa, ditambah banjir bandang menimpa Desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai yang mengakibatkan kerusakan parah kurang lebih 10 rumah dan 66 rusak ringan, putusnya jembatan di Mulak Ulu dan pada waktu malam pergantian tahun atau malam tahun baru banjir kembali melanda ibu kota lahat yakni Kecamatan Lahat.

Akibat curah hujan yang tak henti-hentinya, dari sore hari Selasa (31/12/2019) hingga Senin pagi (1/1/2020) menyebabkan tanah longsor di pemukiman warga kecamatan kota lahat, tepatnya di Kelurahan Pagar Agung.

BACA JUGA  Para Buruh SBSI Lahat, Datangi Kantor DPRD Lahat

Adapun lokasi banjir yang menimpa warga kota lahat yakni kelurahan gunung gajah, kelurahan pasar bawah dan kelurahan talang Jawa. Curah hujan yang begitu deras menyebabkan beberapa warga harus merelakan air masuk kedalam rumah yang tingginya mencapai paha orang dewasa.

Diutarakan Randika (16) warga pasar bawah kepada media ini mengutarakan bahwa hujan deras menimpa kota lahat dari hari Selasa hingga Rabu, sehingga banjir tak terelakkan.

“Air semalam lah masuk rumah kak, lah setinggi paha wong dewasa. Alat masak, motor dan tempat tidur lah ngapung Galo kak,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Herly (22) warga talang Jawa, dimana rumah nya juga terkena banjir akibat curah hujan yang deras menimpa kota lahat.

BACA JUGA  Pantau Aktivitas ASN, Wakil Bupati Lahat Sidak Dinas

“Ayik apul (air Siring) lah meluap Galo kak, mangkonyo air masuk rumah, tapi Alhamdulillah cuma setinggi betis, bukan cuma air yang meluap, sampah-sampah yang Ado di Ayik apul jugo berserakan dijalan raya,” tutur Herly dengan logat daerah.

Dimalam pergantian tahun baru ini, bukan hanya kota lahat yang terkena bencana. Jalan di desa Tanjung Agung Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat juga terkena longsor sehingga menyebabkan jalan yang merupakan akses satu-satunya yang dipakai  oleh warga untuk beraktivitas tertimbun oleh tanah.

Dilokasi, terlihat wakil bupati lahat H.Haryanto meninjau langsung lokasi tanah longsor dan membantu warga melintas dijalan tersebut.

Teks : Jumra
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait