Kuota BBM Solar Kepri Naik 23 KL 2020

SWARNANEWS.CO.ID, Tanjungpinang , 04/1/2020 – Kuota bahan bakar minyak (BBM) berupa solar di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2020 naik sebanyak 23 ribu kiloliter dibanding tahun 2019 kemarin.

“Tahun 2019 kuota solar 126 ribu kiloliter, tahun 2020 naik jadi 149 ribu kiloliter,” kata Kepala Biro Perekonomian Provinsi Kepri, Herry Andrianto, Sabtu.

Herry mengungkapkan kenaikan kuota solar ini dipicu kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota setempat pada tahun kemarin.

“Terutama di Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan),” sebutnya.

Dia katakan, sejak bulan Oktober hingga Desember 2019 kemarin, masyarakat terutama pengguna truk angkutan barang sangat kesulitan mendapatkan solar untuk beraktivitas.

Bahkan saat itu, kata dia, hampir di semua SPBU di daerah ini terjadi antrean panjang setiap pagi dan sore hari.

Kemudian, kelangkaan solar turut dialami angkutan transportasi laut di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada sekitar awal Desember 2019 lalu.

Kala itu, lanjutnya, kapal Feri Oceana rute Tanjungpinang-Batam sempat tidak beroperasi.

“Dengan adanya penambahan kuota BBM ini, diharapkan dapat mengantisipasi kelangkaan solar di 2020,” ujarnya.

Selain solar, kata Herry, kuota BBM minyak tanah di Kepri tahun 2020 ikut mengalami peningkatan sebanyak 3.812 kiloliter.

“Tahun 2019 sebanyak 14,207 ribu kiloliter, tahun 2020 naik jadi 18,019 kiloliter,” jelasnya.

“Sementara untuk kuota BBM premium 2020, masih sama dengan tahun lalu yaitu sebanyak 282.387 kiloliter,” tutur Herry.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kepri, TS Arif Fadillah, menyatakan penambahan kuota BBM solar tahun 2020 juga menyesuaikan dengan permintaan Plt Gubernur Kepri, Isdianto.

“Supaya kalau ada kebutuhan yang mendesak, kita pun sudah punya pasokan solar yang cukup,” imbuh Arif.

Kuota BBM tersebut, kata Arif, sudah diserahkan langsung oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kepada Pemprov Kepri.

“Kuota yang ada sudah untuk kebutuhan transportasi darat dan laut, termasuk BBM subsidi,” ungkapnya.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait