Jalur Lalin Satu Arah di Palembang Diperluas

SWARNANEWS..CO.ID-Palembang, 06/1/2020 | Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Sumatera Selatan memperluas penerapan lalu lintas satu arah pada jalur rawan terjadi kemacetan arus lalu lintas.

Petugas Dishub didukung Satlantas Polrestabes Palembang di Palembang, Senin, melakukan rekayasa penerapan lalu lintas satu arah pada ruas Jalan Rudus Sekip Ujung akses ke Jalan Basuki Rahmad.

Beberapa jalan di Kota Palembang yang telah diterapkan arus lalu lintasnya satu arah yakni Jalan Bukit Besar akses ke Jampus Unsri, dan Jalan Kampus POM IX akses ke mal Palembang Square dan Palembang Indah Mall (PIM), dan segera diterapkan jalur baru Jalan Rudus Palembang akses SMP Negeri 9, SMPN 10 dan SD Persit yang pada pagi hari jam masuk dan siang saat pulang sekolah sering mengalami kemacetan arus lalu lintas yang sangat parah.

BACA JUGA  Gugatan Ditolak, Alamsyah Nyatakan Banding

Petugas Dishub Palembang, Santo saat melakukan pengaturan lalu lintas mengatakan Jalan Rudus perlu dilakukan pengaturan arusnya dengan sistem satu arah karena sering terjadi kemacetan lalu lintas.

Kawasan Jalan Rudus terdapat tiga sekolah yakni SD Persit, SMP Negeri 9, dan SMP 10, pada saat jam masuk pagi hari dan pulang sekolah siang hari terjadi kemacetan arus lalu lintas yang cukup panjang.

Dengan diujicobanya penerapan jalur satu arah, tidak terjadi kemacetan lalu lintas pada jalan tersebut.

Melihat fakta tersebut diharapkan masyarakat dapat mendukung penerapan aturan lalu lintas dengan sistem satu arah demi terciptanya kelancaran dan kenyamanan dalam berlalu lintas, kata petugas Dishub.

BACA JUGA  Ibu Negara Soroti Layanan Kesehatan dan Tes IVA di Palembang

Sementara salah seorang warga setempat Salman mengatakan, kebijakan penerapan lalu lintas satu arah di Jalan Rudus cukup bagus namun waktunya diharapkan tidak sepanjang hari karena setelah tidak ada aktivitas sekolah Jalan Rudus tergolong sepi pergerakan kendaraan.

“Satu arah diharapkan diterapkan pada saat jam sibuk/padat kendaraan yakni pada pagi hari satu jam sebelum dan setelah jam masuk sekolah dan siang hari satu jam sebelum dan setelah jam pulang sekolah,” jelas warga.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait