Prancis, Inggris, Jerman, Minta Iran Tahan Diri

SWARNANEWS.CO.ID, PARIS | Kelompok negara-negara ‘E3’, yang terdiri atas Perancis, Inggris dan Jerman meminta Iran untuk menahan diri dari tindakan kekerasan, dan mendesak Iran untuk kembali menghormati kesepakatan nuklir.

Kesepakatan nuklir itu dikenal dengan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) yang tercapai pada Oktober 2015 lalu. Ketiga negara itu juga menyoroti pentingnya mengurangi ketegangan di Irak dan Iran, dan menegaskan kembali tekad mereka untuk memerangi ISIS.

“Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk melanjutkan perang melawan ISIS, dan itu tetap menjadi prioritas. Sangat penting untuk menjaga koalisi dalam hal ini. Kami menyerukan pihak berwenang Irak untuk terus memasok dukungan yang diperlukan untuk koalisi,” dalam sebuah pernyataan.

“Kami siap untuk melanjutkan pembicaraan dengan semua pihak untuk berkontribusi dalam menurunkan ketegangan dan membangun kembali stabilitas di kawasan ini,”

BACA JUGA  Seorang Pemuda Jepang Kena Tipu 700.000 Yen Setelah Diiming-imingi 'Main' Bareng Sang Idola

Soleimani, perancang operasi klandestin dan militer Teheran di luar negeri, juga kepala Pasukan Quds Pengawal Revolusi, tewas pada Jumat (3/1/2020) lalu, dalam serangan pesawat tak berawak milik AS bersama konvoinya di Bandara Baghdad Irak.

Banyak warga Iran berdemonstrasi dalam beberapa hari terakhir, untuk menunjukkan kesedihan atas kematian Soleimani. Ada juga yang mengkhawatirkan kematiannya, akan mendorong negara itu untuk berperang melawan negara adidaya, AS. Sebab, Soleimani dianggap sebagai tokoh terkuat kedua di negara itu, setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (4/1/2020), mengancam akan menghantam keras 52 situs Iran jika negara itu menyerang aset atau warga negara Amerika Serikat pasca kematian Soleimani.

BACA JUGA  Sebelum Menjajah Palestina, Yahudi Pernah Ditawari Negara Afrika Ini

Jenazah pemimpin milisi Irak dukungan Iran yang terbunuh dalam serangan dengan Soleimani, yakni Abu Mahdi al-Muhandis, juga diterbangkan ke Ahvaz, menurut  informasi IRIB. Jenazah komandan militer Iran Qassem Soleimani, yang terbunuh di Irak akibat serangan militer AS, dipulangkan ke Iran pada Minggu, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi IRIB.

Jasad Soleimani diterbangkan ke Kota Ahvaz di Iran barat daya. IRIB mengunggah klip video peti jenazah, yang dibungkus dengan bendera Iran, sedang diturunkan dari pesawat dan diiringi band militer.

Ribuan pelayat berpakaian hitam berbaris melalui Ahvaz, dalam cuplikan langsung yang ditayangkan di sebuah stasiun televisi pemerintah. (*)

 

Teks: antara
Editor: maya

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait