Diguyur Hujan Lahat Banjir

Beberapa Titik di Kecamatan Lahat Tergenang

 

SWARNANEWS.CO.OD, LAHAT | Dampak dari hujan deras berjam-jam malam hingga pagi hari, khususnya diwilayah Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan, Kamis (09/01), menambah persoalan baru lagi bagi pemerintah. Setelah banjir bandang di Kecamatan Mulak Ulu dan Mulak Sebingkai yang menghanyutkan beberapa rumah warga Desa Keban Agung, ambruknya jembatan Ayek Mulak, hancurnya perkebunan dan persawahan warga di bantaran sungai pada Senin (30/12/19).

Hari ini Kamis (09/01) Kabupaten Lahat kembali lumpuh akibat banyaknya titik banjir dan tanah longsor.

Adapun titik lokasi banjir dan longsor yang terpantau saat ini ialah Jalan Lahat-Pagaralam tepatnya Tebing Panjang Desa Terkul Longsor, Jalan Lintas Gumay Talang Longsor, Desa Sirapulau Kecamatan Kikim Banjir, Desa Mandi Angin Kecamatan Gumay Talang Banjir, Kelurahan Pasar Bawah Lahat Banjir, Wisata Pelancu Banjir, Desa Tanjung Sirih Banjir, DesaLubuk Sepang Banjir, Areal persawahan warga desa Tanjung Menang Tanjung Tebat terendam Banjir, Kelurahan Kota Jaya Kecamatan Lahat Banjir, Desa Gunung Kembang Kikim Banjir dan Desa Bunga Mas Kikim Timur.

Ali Maknun warga Desa Lubuk Sepang kecamatan Pulau Pinang kepada media ini mengatakan bahwa semalam hujan begitu deras, puncak banjir yang melanda desa nya ini pada pukul 03:00 dini hari.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa disini, hanya saja lumpur masuk kedalam rumah, untuk ketinggian banjir sendiri mencapai paha orang dewasa, sekitar pukul 8 pagi air sudah surut dan warga sudah mulai membersihkan lingkungan rumah, untuk kondisi desa saat ini sudah kondusif,” tuturnya.

Terpisah Aprian warga desa mandi angin kecamatan Gumay talang mengatakan saat ini air sudah mulai surut, banyak rumah yang tergenang oleh air. Rata-rata Asir sudah setinggi atap rumah.

“Untuk kepastian rumah hanyut atau rusak berat saya belum mengetahui, kami akan selalu berdoa agar kejadian banjir ini tidak memakan jiwa malai ketinggian air sudah mencapai atap rumah,” terangnya.

Teks : Jumra
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait