Angkutan Kargo SMB II Masih Stabil

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Melalui jalur udara Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB II), pengiriman dan pemasukan barang belum kelihatan pesat. Tetapi dari segi pelayanan masih tetap stanby melayani pengiriman barang ekspedisi maupun pribadi.

Hal tersebut diutarakan Cift Cargo Angkasa Pura II, Sigit Budiarto saat dibincangi media di ruangannya, Selasa (14/1/2020). Menurutnya, semua itu perlu ditingkatkan terutama dari segi fasilitas umum yang sudah di perbaiki untuk menjadi salah satu pelayanan.

“Untuk incoming biasanya kebanyakan barang online berupa sparepart, sedangkan komoditi itu udang asal dari sungsang. Tapi itupun tidak begitu banyak karena musim penghujan dan kendala cuaca sekarang ini,” katanya.

BACA JUGA  Program IPC Mengajar untuk Generasi Millenial

Disamping itu, diperkirakan rata-rata barang pengiriman masuk melalui bandara SMB II mencapai 1.200 per bulan.

Sebagai evaluasi tutup buku 2019, sesuai laporan data di terima awal Januari dari target yang ditentukan perusahaan mengalami hampir 54 persen minus. Namun apabila dibandingkan 2018 mencapai sekitar 38 persen.

“Target yang diberikan pusat sangat tinggi sehingga belum bisa mencapainya. Penyebabnya kemungkinan dari kenaikan tarif pengiriman pada bulan februari 2019 kemarin mencapai 300 persen dari airline,” jelasnya.

” Kemudian, faktornya jalan tol yang mempermudah akses jalur darat seperti ekspedisi JNE dan Tiki, sehingga penyebab menjadi penurunan pendapatan pengiriman barang kita,” lanjutnya.

BACA JUGA  GOJEK Dorong Mitra Miliki Penghasilan Berkelanjutan

Untuk target 2020, pengiriman barang jalur udara mengalami penurunan dilihat dari segi pengiriman darat mencapai 19 persen, namun akan dicapai di tahun 2020 nantinya. Sedangkan, perubahan tarif kenaikan ongkos pengiriman rencananya nanti di bulan Desember 2020.

” Kita sudah perbaiki fasilitas jadi perlu di naikan tarif karena biaya operasional sudah semakin pesat. Jikapun tidak naik maka akan kita carikan sebagai pendapatan lain selain kargo,” tandasnya.

Teks : Iwan
Editor : Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait