Ada 13 Desa Di Sumsel Belum Terima Pencairan Dana Desa 2019

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Realisasi pengeluaran negara melalui transfer ke daerah, seperti dana desa di Provinsi Sumatera Selatan mencapai Rp 32,01 triliun atau sebesar 96 persen dari total pagu Rp 32,57 triliun.

Dana tersebut meliputi dana transfer Non Dana Desa dan Dak Fisik dengan capaian realisasi mencapai Rp25,23 triliun atau sebesar 91,11 persen dari target Rp 27,69 triliun. Serta transfer Dana Desa dan Dak fisik dengan capaian realisasi mencapai 4,75 triliun atau 97,53 persen dari target  Rp4,87 triliun.

BACA JUGA  BPBD Sumsel Kerahkan 400 Personel

Hal tersebut dikatakan Kepala Kementerian Keuangan Sumsel melalui Kakanwil Perbendaharaan Provinsi Sumsel, Taukhid, usai press Conference, di Gedung Keuangan Negara Palembang, Rabu (15/1/2020).

“Dana desa saya lihat ada catatan 13 desa, dananya terlambat. Keterlambatan ini, dari 2.822 desa tampaknya ada yang bermasalah soal hukum, sehingga belum menyelesaikan administrasinya,” katanya

Lebih lanjut, penyaluran tahap ke-3 itu harus menyampaikan realisasi capaian keuangan ataupun output di tahun 2019. Walaupun hanya semester satu namun ada yang tidak mampu membuat itu sehingga menjadi tertunda.

BACA JUGA  Hari Pertama Kerja, Herman Deru Ajak Rapat OPD

Keuangan itu sudah dikeluarkan dari kas negara dan sekarang sudah beralih ke kas daerah.

“Ada beberapa daerah di Sumsel yang bermasalah terutama di Kabupaten Banyuasin ada lima desa. Selain itu ada beberapa tempat di daerah lainnya. Nominalnya mencapai satu koma sekian miliar lebih,” jelasnya

“Dihimbau desa-desa di Sumsel, untuk membenahi administrasi keuangannya di tahun 2019 kemarin, mudah-mudahan di tahun 2020 tidak terulang lagi,” tandasnya. (*)

 

Teks : iwan

Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait