Pemkot Instruksikan Bongkar Bangunan Menutupi Saluran Air

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda meninjau titik-titik lokasi banjir di kawasan Kelurahan Talang Ratu Kecamatan Ilir Timur Satu Palembang.Dalam kesempatan ini seluruh aparat diperintahkan membongkar bangunan sengaja dibangun menutupi saluran air.

Hal tersebut berdasarkan laporan dari Dinas PUPR, tokoh masyarakat dan ketua RT setempat.

Dari kunjungan tersebut, akhirnya titik persoalan banjir di Talang Ratu ditemukan penyebabnya akibat saluran air tertutup oleh bangunan dan tersumbat oleh sampah.

Berdasarkan data BMKG, curah hujan di Kota Palembang di prediksi masuk bulan Februari dan Maret akan mengalami cuaca yang sangat ekstrim. Oleh karena itu, Pemkot hadir untuk memeriksa beberapa titik lokasi tersebut guna menanggulangi dampak daripada banjir tersebut.

“Tadi, kawasan Talang Ratu mudah-mudahan bisa terselesaikan, walaupun masih banyak ditemukan beberapa pipa dan kabel yang menjuntai diatas saluran air,” kata Fitri, Kamis (15/1).

Selain itu, dari hasil peninjauan dilapangan dibutuhkan untuk melakukan pengerukan saluran air yang sempit akibat tertutup pembangunan ruko, pagar dan sebagai lainnya.

” Semuanya satu persatu sudah ditanggulangi. Insyaallah akan didatangi lagi kedepan, memastikan bahwa yang didatangi tadi sudah ada perhatian baik dari Balai Besar, Pemkot Palembang dan perusahaan,” ujarnya

Terkait pembongkaran, berharap forum ketua RT/RW berkumpul untuk melakukan rapat dan bermusyawarah sekaligus memberitahukan warga, bahwa bangunan yang menutupi saluran air supaya dibongkar.

” Untuk pembongkaran nantinya akan dilakukan Pemkot, agar tidak terjadi kerusuhan, makanya ada kesepakatan warga khususnya yang mendirikan diatas saluran air,” imbuhnya.

Selanjutnya, kawasan Jalan Kasnariansyah, Gang Lebak Sari, Pemkot tinggal menormalisasikan saluran air yang ada, dan di implementasikan untuk dikeruk sekaligus bangunan yang menghambat saluran nantinya akan di bongkar.

” Saya rasa kawasan disini sudah sangat tertib dibandingkan dengan kawasan lainnya, akan tetapi perlu ekstra perawatan dan pemantauan. Untuk bangunan yang menghambat saluran air bisa dibongkar terutama pagar yang berdiri diatas saluran air,” terangnya

Fitri menjelaskan, berdasarkan catatan Pemkot Palembang titik-titik lokasi banjir di Kota Palembang ada 11 Kecamatan yang perlu diperhatikan, yakni Alang-alang lebar, Sukarame, Gandus, Kemuning, Ilir timur 1,2,3, Ilir Barat 1,2, dan Bukit Kecil.

” Semuanya itu kita normalisasikan secara bertahap untuk difungsikan kembali. Sehingga memasuki bulan Februari-Maret sudah sangat siap menghadapi cuaca ekstrem di Palembang, karena apabila dibandingkan bulan kemarin diprediksi bisa mencapai tiga kali lipat,” ungkapnya

Teks/Editor : iwan/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait