Tahun 2020 BPN OKU Lakukan Pemetaan

SWARNANEWS.CO.ID, BATURAJA | Untuk menjamin perlindingan hukum hak atas tanah baik perorangan maupun badan hukum, Badan Pertanahan Nasionlal Kabupaten Ogan Komering Ulu menggelar sosialisasi yang di pusatkan di ruang Abdi Praja Pemkab OKU pada Kamis (16/1).

Kepala BPN OKU NEXON, SH mengatakan dalam kegiatan ini dilaporkan untuk kegiatan PTSL di tahun 2020 Kabupaten OKU mendapat target sebanyak 25000 bidang yang terdiri dari 2 bagian, 5000 bidang pengukuran dan pemetaan yang akan dilaksanakan oleh ASN langsung dari Kantor Pertanahan kemudian 20.000 bidang akan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang kita targetkan di tahun 2020 ini disebaran lokasinya terdiri dari 13 Kecamatan dan di 142 desa kelurahan.

“Kemungkinan kegiatan-kegiatan yang terdahulu masih banyak hal-hal yang belum terselesaikan untuk itu lokasi desa yang telah ditetapkan di tahun 2017 maka kita lakukan lagi di tahun 2020 ini untuk menyelesaikan persoalan yang belum selesai dan kemudian kita akan melaksanakan pemetaan di 2020,” jelasnya.

Kegiatan ini sesuai dengan arahan dari Kementerian ATR/BPN RI dan tugas khusus dari Presiden RI mengharapkan pada tahun 2024 di akhir masa kepemimpinan periode ini semua bidang-bidang tanah yang ada di Republik Indonesia ini diharapkan sudah terdaftar, terdaftar di sini bukan berarti terbit Sertifikat.

BACA JUGA  Goa Putri- Danau Rantau Kumpai Bakal Diunggulkan

“Sehingga kedepan untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan seperti sengketa dan persoalan-persoalan lainnya akan dapat dikurangi,” ucapnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemkab OKU, Drs. Slamet Riyadi, M.Si menyampaikan sambutan Bupati OKU dalam acara sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) yang sebelumnya kita kenal dengan sebutan Prona.

Pemerintah perlu melakukan penataan dan menjamin perlindungan hukum atas hak tanah baik perorangan maupun badan hukum sehingga tanah yang dikuasai secara sah dapat dipergunakan dengan semestinya untuk mewujudkan tanah sebagai sumber kesejahteraan dalam kaitan ini guna optimalisasi fungsi pelayanan Pertanahan Badan Pertanahan Nasional beserta jajarannya hingga ke tingkat daerah tentunya terus-menerus melakukan pembenahan sistem pelayanan baik standar operasi dan prosedur maupun kualitas dan Pertanahan khususnya terkait pelayanan pendaftaran tanah sebagai bagian dari reformasi agraria maka BPN berkomitmen tinggi mempermudah pendaftaran tanah melalui Prona yang perlu ditingkatkan kualitas layanan dan jumlah secara signifikan sehingga sebuah tanah yang sudah dimanfaatkan secara sah memiliki kepastian hukum.

BACA JUGA  Jadi Juara Gathering PPI, Ini Harapan Kepsek SMPN 6 OKU

Pelayanan pendaftaran tanah akan berjalan tertib lancar transparan akuntabel dan terhindar dari berbagai persoalan maupun kendala teknis oleh karenanya Pada kesempatan ini menghimbau kiranya materi pokok sosialisasi pertanahan dan mekanisme pendaftaran tanah yang akan disampaikan harus dapat dilaksanakan secara terus-menerus berjenjang dan merata ke seluruh wilayah pelosok sehingga masyarakat juga dapat mengetahui dan memahami, kemudian para Camat dan Kades serta Lurah diharapkan dapat Menindaklanjuti hasil sosialisasi ini, melalui perangkat kemasyarakatan antara lain kepala dusun dan tokoh-tokoh masyarakat berikan penjelasan tepat atas ketentuan yang menyangkut keberadaan tanah secara nyata dari hasil sosialisasi pendaftaran tanah sistematis lengkap tahun 2020.

“Agar masyarakat diberi akses yang luas untuk menyampaikan keluhan pengaduan atau laporan atas kemungkinan hambatan yang dihadapi selama mengikuti PTSL dan semua instansi terkait agar aktif berkoordinasi dan berkonsultasi tentang semua urusan yang menunjang kelancaran tertib administrasi kegiatan PTSL secara keseluruhan,” harapnya.

Teks : Vandea
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait