PMI Kota Lubuk Linggau Latih Relawan Kemanusiaan

SWARNANEWS.CO.ID, LUBUKLINGGAU | Ketua Bidang Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Haji Muhammad Muas membuka Musyawarah Kerja PMI Kota Lubuklinggau, Pelatihan pengurus PMI Kota Lubuklinggau, pelatihan staff dan pegawai markas serta Diklat dasar relawan PMI Kota Lubuklinggau tahun 2020 bertempat di rumah dinas Walikota Lubuklinggau (12/2) Kelurahan Petanang Lubuklinggau.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan prinsip-prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah oleh anggota PMR SMA Negeri 2 Kota Lubuklunggau. Selanjutnya dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Lubuklinggau dan PMI Cabang Lubuklinggau dengan seluruh pimpinan rumah sakit disaksikan langsung Ketua PMI Pusat Bidang Organisasi, H Muhammad Muas dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PMI Kota Lubuklinggau yang juga Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar.

Haji Muhammad Muas mengatakan, dalam kegiatan ini akan menghasilkan realisasi untuk bekerja membangun peradaban manusia kembali dari traumatis bencana.

BACA JUGA  Air PDAM Tak Mengalir, Warga Lubuklinggau Terpaksa Ambil Air Sungai Mesat

“SDM sangat mutlak di PMI, untuk itulah musyawarah nasional Desember 2019 menghasilkan amanat Munas dan untuk melaksanakan AD-ART PMI. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang kepalangmerahan  mencantumkan dan mengakui kedaulatan hukum internasional. Oleh karena itu, jangan sampai setiap orang yang bekerja di PMI biasa saja, karena PMI adalah organisasi strategis. Tanpa ada Palang Merah tidak ada Kemerdekaan Indonesia. PMI didirikan pemerintah untuk membantu pemerintah. Semua dana yang kita gunakan dari negara harus dipergunakan dengan baik. Kita harus mandiri,” jelasnya.

Menurutnya, pokok-pokok kebijakan dan Renstra hasil Munas sangat penting untuk diihat dan dipelajari, mana yang bisa dilakukan di Lubuklinggau. Jangan sampai negara ini retak karena saparatis dan lainnya. Kita harus berikan pendidikan karakter yang baik.

BACA JUGA  Gubernur Sumsel Sosialisasikan Asian Games Di Lubuklinggau

“Setiap orang berhak untuk menjadi anggota, relawan atau pengurus PMI. PMI adalah independen dan patut didukung oleh semua pihak,” tambah Muas.

Sementara, Ketua PMI Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana yang juga merupakan istri Walikota Lubuklinggau menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini dilakukan Evaluasi dan menyusun kembali program kerja agar lebih bermanfaat.

“Kedepan bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk mengaktifkan kembali PMR sekolah agar lebih cepat tanggap. Lebih tanggap dan lebih sigap paling tidak untuk menyelamatkan diri sendiri,” jelasnya.

Selain itu, Kota Lubuklinggau saat ini adalah kota penyangga kabupaten di sekitar Lubuklinggau. Pemkot Lubuklinggau akan membangunkan markas PMI Lubuklinggau dan gudang PMI, tambah Yetti.

Teks : Supriadi
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait