BPS Banyuasin Gelar Apel Siaga Sensus Penduduk 2020

Edi Subeno Targetkan 35  Persen SPOnline, Janji  Berikan Reward  Bagi  Kecamatan  Lampaui  Target

 

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Tahapan Sensus Penduduk 2020 (SP202) dimulai, diawali dengan Sensus Penduduk Online 15 Februari sampai 31 Maret 2020 lalu dilanjutkan  Sensus Penduduk  Wawancara  1 sampai 31 Juli 2020. Tahapan penting SP2020  ditandai dengan Apel Siaga Sensus Penduduk 2020, yang di laksanakan serentak di seluruh Indonesia diikuti seluruh  Insan Badan Pusat Statistik (BPS).

BPS Kabupaten Banyuasin sendiri melaksanakan Apel Siaga Sensus Penduduk 2020 di halaman Kantor BPS Banyuasin, Jum’at (14/2), diikuti seluruh pegawai BPS Banyuasin.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyuasin  Edi Subeno SE, MSi  usai membacakan pidato Kepala BPS Republik Indonesia menyampaik bahwa BPS Kabupaten Banyuasin menargetkan 35 persen penduduk Kabupaten Banyuasin  dapat berpartisipasi secara mandiri dalam Sensus Penduduk Online di laman sensus.bps.go.id mulai 15 Februari (hari ini red) sampai 31 Maret 2020.

 “Target kita 35 persen  penduduk Banyuasin dapat berpartisipasi pada Sensus Penduduk Online, mengingat penduduk Banyuasin yang mempunyai akses internet hanya 27 persen, maka dari itu  semua koordinator sensus kecamatan agar dapat bekerja keras agar target tersebut tercapai, kami telah menyiapkan rewardbagi kecamatan yang lampaui taget,” ujar pria yang biasa di sapa Beben ini.

Dikatakan Edi bahwa secara Nasional target Sensus Penduduk Online 22,91 persen sementara untuk provinsi Sumatera Selatan target untuk Sensus Penduduk Online sebesar 44 persen.

Sementara itu Kepala BPS RI dalam teks pidatonya menjelaskan bahwa  dukungan dalam pelaksanaan SP2020 telah diperoleh dari banyak pihak mulai dari kementrianlembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, media massa, tokoh tokoh nasional, selebritis tanah air dan masih banyak lagi.  “Bahkan Presiden Republik Indoensia, Bapak Joko Widodo, pun telah menyampaikan dukungan beliau pada Pencanangan Pelaksanaan SP2020 di Istana Negara pada tanggal 24 Januari yang lalu, Bapak Presiden bahkan secara langsung memerintahkan kepada semua kementrian dan lembaga termasuk Pemda untuk memberikan dukungan penuh dalam mensukseskan SP2020,”sambung Edi saat membacakan teks pidato Kepala BPS RI.

Dikatakan pula, apel siaga  SP2020 ini merupakan momentum yang penting bagi insan BPS untuk bersama-sama meluruskan niat dan menyatukan derap langkah untuk menyukseskan Sensus Penduduk 2020. “Kekhawatiran dan  ketegangan sudah pasti ada. Namun, kita haus optimis bahwa dengan persiapan yang begitu matang, kita akan mampu melaksanakan SP2020 sesuai  jadwal yang ditentukan, mengatasi permasalahan yang mungkin muncul di lapangan, dan mencapaii target yang telah ditetapkan ,”tambahnya.

Di hadapan peserta apel disebutkan bahwa SP2020 akan menjadi pertaruhan nama dan kredibilitas BPS. Dengan anggaran yang sangat besar SP2020 tentu harus mampu memberikan hasil yang memuaskan atau memenuhi target yang diharapkan. “Beberapa inovasi telah kita buat, misalnya dengan memanfaatkan data Dukcapil sebagai data dasar dan penggunaan multimode data collection dengan CAWI, CAPI dan PAPI. Rekrutmen petugas untuk pelaksanaan SP Wawancara nanti juga akan dilakukan melalui serangkaian proses seleksi yang transparan dan akan dipilih petugas yang betull-betul sesuai kriteria yang BPS tentukan,”lanjutnya.

Teks: Rilis/Hernayani
Editor: Sarono PS

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait