Bank OCBC NISP Jalin Kerja Sama Strategis dengan AwanTunai

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Sebagai wujud komitmennya untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui program digital partnership, Bank OCBC NISP menandatangani kerjasama credit channeling dengan salah satu perusahaan start-up di bidang financial technology yakni PT Simplefi Teknologi Indonesia (AwanTunai).

Hadir untuk menandatangani perjanjian kerja sama ini Direktur Bank OCBC NISP Thomas Low dan Komisaris Utama Awan Tunai, Windy Natriavi di Jakarta. Melalui program digital partnership ini, Bank OCBC NISP siap mendukung AwanTunai dalam menyediakan Supply Chain Financing kepada pelaku usaha mikro di Indonesia.

“Bank OCBC NISP menyadari bahwa UMKM memiliki kontribusi besar dan krusial bagi perekonomian Indonesia. Untuk itu, diperlukan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari pelaku industri keuangan untuk membantu UMKM di Indonesia dapat terus tumbuh berkembang dengan memanfaatkan perkembangan digital. Hal ini mendorong Bank OCBC NISP menjalin digital partnership dengan AwanTunai sebagai salah satu perwujudan strategi Beyond Banking. Melalui strategi ini, Bank OCBC NISP ingin memanfaatkan potensi start-up dalam memberikan nilai transformatif untuk pelaku sektor UMKM. Dengan membawa pengalaman panjang selama lebih dari 78 tahun, Bank OCBC NISP siap memberikan fasilitas pembiayaan yang berkualitas untuk disalurkan oleh AwanTunai kepada pelaku usaha UMKM dalam bentuk supply chain financing,” ujar Thomas Low.

BACA JUGA  Pempek Sultan Ubah Konsep Jadi Cafe n Resto

Kerjasama ini didasari oleh komitmen yang sejalan antara Bank OCBC NISP dan AwanTunai, yakni menggerakkan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui penguatan kesehatan keuangan pelaku usaha UMKM. AwanTunai mewujudkan komitmennya dengan melakukan digitalisasi supply chain, yakni bekerja sama dengan para pedagang grosir dan distributor di sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Dengan model kerja sama ini, AwanTunai tidak memberikan modal secara tunai melainkan memberikan barang yang menjadi kebutuhan usaha mereka untuk menghindari penyalahgunaan modal. Dengan demikian, pelaku usaha mikro dapat mengembangkan usaha secara produktif dan mampu mengelola modal serta perputaran uang.

“Impian kami yaitu bagaimana teknologi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia, bukan hanya penduduk di kota besar yang sudah makmur. Upaya ambisius seperti ini membutuhkan mitra yang kuat dalam bentuk lembaga keuangan resmi yang sudah dipercaya oleh publik,” ujar Rama Notowidigdo, Direktur Utama AwanTunai. “Sebagai pelaku usaha fintech, kami menyadari potensi penyalahgunaan teknologi. Oleh karena itu, bermitra dengan bank akan memastikan teknologi kami tidak disalahgunakan dan dapat membawa kemakmuran yang berkelanjutan pada jangka panjang.

BACA JUGA  Harga emas turun tajam dari tertinggi satu tahun

Sebelumnya AwanTunai juga telah mendapatkan suntikan dana dari OCBC NISP Ventura (ONV) untuk mengembangkan bisnisnya. Sebagai salah satu investee dari ONV, Bank OCBC NISP terbuka untuk melakukan sinergi dan kolaborasi untuk memberikan nilai tambah kepada AwanTunai dalam memberikan layanan kepada nasabahnya.

“Kami berharap pengalaman panjang Bank OCBC NISP dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan di Indonesia akan memberikan nilai tambah bagi AwanTunai dan juga para pelaku UMKM yang tergabung dalam distribusi digitalnya. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara perbankan dan fintech untuk membuka akses keuangan yang  luas dan produktif kepada pelaku usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya lebih baik dan bersinambungan sehingga mampu memperkuat perekonomian Indonesia,” tutup Thomas Low. (*)

Teks: ilham
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait