Gubernur Tantang Siswa, Bikin Booster Sinyal Internet

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Gubernur Sumsel Herman Deru menantang seluruh SMA dan SMK di Sumsel, untuk membuat produk-produk baru. Untuk memotivasi semangat sekolah sebagai lembaga pendidikan yang memiliki pemikiran buat Negara.

Hal tersebut diutarakan usai pengukuhan Forum OSIS Sumatera Selatan (Fostan), SMA-SMK Negeri dan Swasta Sumsel. Juga melaunching Tantri Mart, Bank Mini, Digital Library, di Aula Gedung SMK Negeri 3 Palembang, Jumat (21/2/2020).

“Saya tantang sederhana saja untuk sekolah dan siswa tahun ini, yakni membuat sinyal booster internet, mulai dari perangkaian, perakitan dan penerapan. Karena ini rata-rata keluhan masyarakat di bidang ITE, guna menunjang stabilitas keamanan,” jelasnya.

Selain itu, kata gubernur, inovasi-inovasi lain seperti membuat bank mini. Namun semua itu tentunya harus ada kerjasama dengan lembaga-lembaga, sehingga nantinya setelah tamat sekolah siswa bisa menerapkan ilmunya di masyarakat.

BACA JUGA  Menpar Yakinkan Sport Tourism Palembang Unggul

“Saya minta bukan hanya sekedar teori tapi harus praktek. Sudah cukup selama ini sekedar teori, harus sinergitas antara praktek dan teori,” tegas Deru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumsel, Riza Fahlevi menyampaikan, bahwa Fostan bertujuan untuk sharing komunikasi, mencegah paham yang tidak baik seperti radikalisme, dan tawuran ataupun narkoba dengan menjalin silaturahmi sesama Osis sekolah se Sumsel.

“Insyaallah, dengan ada forum ini bisa saling asah, asih dan asuh di dalam menciptakan apa yang dikehendaki Pak Gubernur guna bisa terjaga siswa-siswi se Sumsel ini,” ucapnya.

Untuk tantangan gubernur, Diknas Sumsel menyambut dengan baik terutama bagi semua SMK mulai kepala sekolah, guru dan siswa. Karena sebelumnya sudah dibekali dengan 4G (gagasan, gerakan, gaul dan gila dalam pencapaian).

BACA JUGA  Aswari: Proses Pilkada Bukan Mencari Perpecahan

“Saya yakin siswa-siswi yang dibimbing oleh guru dipandu kepala sekolah untuk memotivasi tantangan ini, sehingga dalam satu tahun bisa tercapai. Bagaimana caranya harus belajar-belajar dan belajar,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Diknas Sumsel melalui Kabid SMK akan mengumpulkan semua SMK negeri maupun swasta untuk mencari bibit-bibit siswa berpotensi yang dapat menemukan pembuatan booster sinyal internet.

“Kita harus bisa mencapai, bagaimana mau mengerjakan soal UNBK  jika tidak ada sinyal, untuk itu harus berupaya agar meraih prestasi yang luar biasa,” tandasnya. (*)

 

Teks : iwan
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait