Peduli Wabah Covid 19, Dosen UMP Distribusikan APD ke RS dan Bantu Disinfektan Kepada Warga

  • Buka Donasi Bagi Dermawan yang Berminat Menyumbangkan Bantuan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG| Tak mau berdiam diri menghadapi pandemi virus corona yang makin merebak di tanah air, para dosen Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) yang terdiri atas Dr Bonita Hirza MPd, Dr Yetty Hastiana MSc, Dr Marhaini MT, Dra Ryhta Petrossky MSi, dan Jun Harbi PhD (Cand.) menggelar aksi peduli.
Aksi nyata tersebut dalam bentuk memberikan bantuan kepada para dokter sebagai garda terdepan berupa Alat Pelindung Diri (APD), juga produk dari hasil racikan tangan handal dosen UMP berupa sabun cair, hand sanitizer, dan cairan disinfektan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi seluruh lini kehidupan dan penghidupan akibat mewabahnya virus yang sampai saat ini belum ditemukan vaksin dan obatnya,” jelas Dr Yetty Hastiana MSc, salah satu inisiator gerakan ini yang didampingi Dr Boni, Sabtu (4/4/2020).

 

Yetty mengemukakan, sabun cair, hand sanitizer, dan cairan disinfektan tersebut mereka buat sendiri dan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan, yang terpaksa masih harus keluar rumah untuk bekerja mencari nafkah.
Menurut akademisi alumni FKIP Unsri ini, untuk penyaluran Alat Pelindung Diri (APD), langsung diserahkan bagi tenaga medis di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang yang saat ini sedang berjuang di garda terdepan dalam merawat pasien yang terpapar Virus Corona.
Penerimaan bantuan dari tim aksi peduli diterima langsung oleh Tim Kesehatan Penanggulangan Covid-19 dan resident dari Department THT dan Penyakit Dalam RSMH Palembang.
Diantaranya dr. Ferry Yusnizar sp.PD-KKV, dr Rizky Indrina Pratiwi, dr Reza, dan dr Aji Kusumo.
Pihaknya mengharapkan meski kegiatan ini tergolong kecil, namun diharapkan dapat memberikan dampak yang besar dan luas. Minimal menjadi memantik jiwa gotong royong, sehingga masyarakat yang lebih beruntung dapat bekerja tanpa harus keluar rumah, menerima gaji bulanan secara rutin dapat berbagi untuk saudara-saudara kita yang lain, yang harus keluar rumah untuk mendapatkan uangari hasil kerja harian.

 

Tim dan pihak rumah sakit melakukan penyemprotan disinfektan di rumah sakit.

 

“Gerakan ini paling tidak menunjukkan bahwa kita bersaudara, kita akan bersama mengalahkan Virus Corona yang telah mewabah di lebih dari 200 negara dan angka positif Virus Corona di Sumsel yang mengalami peningkatan,” tambah Dr Bonita Hirza MPd.
Bukan hanya itu pihaknya juga berkomitmen untuk melanjutkan gerakan yang dianggap positif sebagai bentuk preventif penyebaran dan memutus rantai penularan virus.

Di sisi lain, Yetty juga menilai sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) yang diimbau untuk dilakukan di seluruh daerah di Indonesia. Namun perlu disadari, tidak semua pekerjaan dapat dilakukan secara remote, dari rumah.
Hal itu mengakibatkan berdampak pada turunnya omset berbagai profesi, pedagang kaki lima, ojek, tukang becak dan lain-lain . Dalam situasi yang serba sulit ini mereka perlu terus melanjutkan hidup, mereka mengandalkan pemasukan harian sehingga pilihan terbaiknya adalah meninggalkan rumah dan menghadapi ancaman Covid-19 di sudut-sudut kota, lalu pulang dengan omset rendah, daripada #dirumahsaja# dengan risiko kelaparan sekeluarga.
Kondisi Kedilemaan ini mendorong kami untuk melakukan aksi peduli melalui penggalangan dana untuk meringankan beban mereka.

 

 

“Kita bisa menolong mereka yang harus tetap bekerja di luar rumah dengan tetap di rumah saja,” ujarnya‬.
Untuk itu, tambahnya dirinya sebagai komunitas dosen dan akademisi, yang tergabung dalam tim aksi cegah dan tanggap Corona berinisiatif, membuka donasi untuk membantu mereka. Donasi itu diperlukan menurutnya, karena pada kenyataan makin banyak pihak-pihak yang membutuhkan bantuan. Baik dokter yang bertugas di rumah sakit yang membutuhkan APD, masker bedah dan lainnnya.
Donasi dari masyarakat tersebut akan disalurkan dalam bentuk bantuan sembako, sabun cair serta handsanitizer dan masker kepada ratusan orang yang harus keluar rumah (pedagang kaki lima, ojol, tukang becak) yang terkena dampak di seluruh Sumatera Selatan. Bagi yang ingin berdonasi, silahkan mengirimkan dana ke rekening berikut ini:
Yetty Hastiana
BRI. 0342 01 012780 50 7
Bonita Hirza
BNI. 0613971104
Selanjutnya konfirmasi dengan menyebutkan NAMA_JUMLAH DONASI ke…:
Dr. Yetty Hastiana (082282281867)
Dr. Bonita Hirza (085885727562)
Jun Harbi (08527325201, WA only

Kontributor: Yetty Hastiana
Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait