PPh Badan Diturunkan Pemerintah

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan. Dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 persen untuk lahun-lahun pajak 2020 dan 2021. Dan menjadi 20 persen mulai tahun pajak 2022.

Menurut Hestu Yoga Seksama, direktur penyuluhan, pelayanan dan humas DJP, penghitungan pajak penghasilan, untuk tahun pajak 2019. Menggunakan tarit yang berlaku untuk tahun pajak 2019 yaitu sebesar 25 persen. Dengan demikian penghitungan dan setoran pajak penghasilan kurang bayar yang dilaporkan pada SPT Tahunan 2019 (PPh Pasal 29), masih menggunakan tarif 25 petsen.

“Sebagai akibat dari penurunan larif tersebut, maka penghitungan dan setoran angsuran pajak penghasilan badan (angsuran PPh Pasal 25) unluk tahun 2020 dapat menggunakan tarif sebesar 22 persen mulai masa pajak SPT Tahunan 2019 disampaikan dari masa pajak setelahnya,” jelasnya.

Bagi Wajlb pajak yang belum menyampalkan SPT Tahunan 2019 sampal dengan akhir Mare! 2020 penghllungan dan seloran angsuran PPh Pasal 25 adalah sebagai benkul.

Angsuran PPh Pasal 25 untuk masa pajak Maret 2020 (yang disetorkan paling lambat pada 15 April 2020) adalah sama dengan angsuran pada masa pajak sebelumnya.

Angsuran PPh Pasal 25 untuk masa pajak April 2020 (yang dlselorkan paling Iambat pada 15 Mei 2020) dihitubg berdasarkan laba flskal yang dllaporkan pada SPT Tahunan 2019, namun sudah menggunakan lanf baru yanu 22 persen.

Untuk itu pemerintah mengimbau Wajib pajak badan untuk segera menyampaikan SPT Tahunan 2019 agar dapat mulal memanfaatkan penurunan angsuran PPh Pasal 25.

“Pajak adalah sumber penerimaan negara dan merupakan bentuk partisipasi kita dalam membanlu pemennlah menanggulangi penyebaran Virus corona dan membantu sesame kna khususnya mereka yang paling Ierdampak wabah COVID-19,”  jelasnya. (*)

 

Teks: ilham
Editor: maya

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait