Khas Sumsel, Jembatan Ogan Tol Kapal Betung Dipercantik

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Progres proyek pembangunan jembatan Ogan Jalan Tol Kayuagung – Palembang- Betung (Kapal-Betung), Seksi II (STA 37+135 sampai dengan STA 38+722), ditargetkan Januari 2022 selesai.

Proyek pembangunan oleh PT Waskita Sriwijaya Tol ini memang sangat dinanti-nantikan masyarakat terutama tol Kapal Betung (Kayuagung – Palembang-Betung )

“Kemarin, saya lihat jalan nasional yang dibilang tidak layak, tapi mudah-mudahan dengan adanya perbaikan yang sedang dilakukan sekarang ini bisa membantu sambil menunggu penyelesaian jalan tol Kapal Betung ,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melalui teleconprens, Jumat (1/5/2020).

Kemudian, kata Basuki, progres penyelesaian pengerjaan pembangunan jalan tol Kapal Betung ditargetkan 2022, mudah-mudahan bisa semakin cepat dan baik dalam penyelesaian sarana dan prasarana tol Kapal Betung.

BACA JUGA  Herman Deru: Kalo Sayang Samo Keluargo Jangan Mudik Dulu

“Saya kira kita semua sudah merasakan manfaat dan dukungan terutama bukan hanya pergerakan orang dan barang jasa tapi peningkatan pelayanan. Mudah-mudahan dengan adanya penyelesaian jalan tol semakin baik terutama terkait pergerakan ekonomi,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru usai membuka Topping off Ceremony proyek Jembatan Ogan Tol Kapal Betung mengatakan, setelah ditutup maka akses jalan bisa tembus di Pemulutan. Adapun permasalahan baru yang disampaikan Pak Menteri yakni, jalan tersebut akan menjadi tumpahan ketika ada kendaraan dari Lampung dan Jawa datang. Solusinya, jalan nasional segera diperbaiki.

“Alhamdulillah sudah di perbaiki dan di cek dengan progres yang baik jalan nasional. Selanjutnya, jalan tol akan di teruskan sampai Betung sesuai stimasi Pak menteri dengan target bulan Januari 2022 atau dua tahun kemudian.Tapi kalau bisa dipercepat kenapa tidak,” ujarnya sebagaimana yang disampaikan Menteri Basuki.

BACA JUGA  Hari Pertama Kerja, Herman Deru Ajak Rapat OPD

Lebih lanjut, kata Gubernur setelah tol di Sumsel selesai maka dunia seolah akan menjadi tidak terbatas. Namun masih banyak yang perlu di perhatikan terutama dampak seperti Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) dan Jalan Lintas Timur (Jalintim) menjadi sepi karena sebagian pindah jalan tol.

“Harapan saya, jalan tol ini dimanfaatkan, kita ambil usaha makanan UMKM di Jalintim untuk di tempatkan di rest area tol, terutama rumah makan, kerajinan tertentu khas masyarakat setempat,” harapnya.

“Saya meminta agar tetap di pertahankan jembatan Ogan ini nantinya dengan dipercantik asesoris ciri khas Sumsel seperti di pintu masuk untuk di tonjolkan,” pungkasnya. (*)

Teks : Iwan
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait