Pembangunan Jalan di Sumsel Tetap Dikebut

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG, 02/5 /2020 | Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional Wilayah V memastikan perbaikan jalan di Provinsi Sumatera Selatan terus berlanjut sesuai perencanaan untuk mengejar target kemantapan jalan melebihi 85 persen pada 2020.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V Kgs Syaiful Anwar di Palembang, Sabtu, mengatakan, pekerjaan fisik sejak Maret terus berlanjut hingga kini walau sedang dihadapkan penyebaran virus corona.

“Perbaikan jalan terus berlanjut seperti biasa, tidak terpengaruh oleh adanya larangan mudik dari pemerintah,” kata Syaiful.

Di saat pandemi ini, BBPJN menerapkan protokol penanganan COVID-19 yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam setiap pekerjaan di lapangan.

Ketentuan ini juga berlaku pada pelaksana kontraktor, konsultan yang bekerja sama dengan pemerintah.

Selain itu, Kementerian PUPR juga mengatur jika ada pekerja yang terkena COVID-19 maka dapat mengajukan penghentian pekerjaan meski sudah membuat kontrak kerja dengan pemerintah.

Sejauh ini, BBPJN Wilayah V belum menerima permohonan penghentian pekerjaan dari kontraktor.

Oleh karena itu, dengan tetap berjalannya perencanaan pekerjaan ini diharapkan jalan dari perbatasan Palembang hingga Jambi dapat mulus pada akhir Mei ini.

Terdapat tiga paket pekerjaan perbaikan jalan mulai dari batas Kota Palembang hingga Batas Jambi. Paket pertama Batas Kota Palembang-Betung sejauh 55,8 km dengan panjang efektif 21,08 km, dana Rp124 miliar yang dikerjakan PT Wasko.

Paket kedua, Betung–Sungai Lilin-Peninggalan sejauh 77,74 km dengan panjang efektif 36 km, dana Rp209,6 miliar yang dikerjakan PT Adi Karya, dan paket ketiga, Peninggalan–Batas Jambi sejauh 90,15 km dengan panjang efektif 39 km, dana Rp193 miliar yang dikerjakan PT Yasa Patria Perkasa.

Ketiga paket pekerjaan itu sudah dikerjakan oleh pihak kontraktor sejak Januari 2020.

Sementara itu, BBPJN Wilayah V Palembang telah menganggarkan dana perbaikan jalan dan jembatan sebesar Rp1,7 triliun, untuk pemeliharaan rutin jalan sepanjang 1.401,99 kilometer senilai Rp95,23 miliar dan rekonstruksi dan rehabilitasi jalan sepanjang 194,17 kilometer senilai Rp1,07 triliun.

Pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 8.662,36 meter Rp8,6 miliar, perbaikan jembatan sepanjang 8.040,91 meter Rp85,50 miliar, pembangunan jembatan baru sepanjang 667,90 Rp176,67 miliar dan pembangunan jalan baru sepanjang 13,50 kilometer Rp92,37 miliar.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait