PALI, Empat Lawang dan OKUS Masih Berstatus Zona Hijau Covid

SWARNANEWS.CO.ID-Palembang, 07/5 /2020- Zona hijau atau wilayah belum terpapar COVID-19 di Provinsi Sumatera Selatan masih menyisakan tiga kabupaten sejak wabah tersebut masuk pada akhir Maret 2020 dan gugus tugas mengingatkan agar tidak mengendurkan kewaspadaan.

“Untuk zona hijau jangan lengah dan terlalu bangga, sebab penyumbang terbesar kasus COVID-19 adalah masih tingginya mobilitas masyarakat,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel Yusri, Kamis.

Meski kabupaten/kota telah membuat sekat pembatas dan penghalau warga, menurutnya, tetap saja ada orang yang bisa masuk dari jalur-jalur lain karena belum ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyeluruh di kabupaten/kota atau provinsi.

Tiga kabupaten berstatus zona hijau di Sumsel hingga 6 Mei 2020, yakni Empat Lawang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, berdasarkan peta wilayah, ketiganya terpisah dan terhimpit oleh kabupaten/kota zona kuning dan merah.

BACA JUGA  Deru Optimis Bank Syariah Dongkrak Membaiknya Ekonomi

Gugus Tugas mengimbau pemangku kepentingan di wilayah zona hijau terus mengedukasi masyarakat terkait bahaya dan pencegahan COVID-19, terutama imbauan untuk tidak bepergian ke wilayah zona merah atau membatasi mobilitas warga masuk serta keluar.

Sebab, 70 persen kasus positif di Sumsel merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak menyadari kondisinya sebagai pembawa COVID-19 lalu menularkannya ke orang lain, penularannya tidak dipungkiri juga dapat ke wilayah zona hijau mengingat masa penularan COVID-19 dapat bertahan hingga tiga minggu.

Selain itu, wilayah zona hijau harus menyiapkan sarana dan prasarana penanganan COVID-19 dari tingkat desa hingga kabupaten.

BACA JUGA  BBLK Palembang Naikkan Kapitas Uji Swap dari 96 Menjadi 254 per Hari

“Sehingga, jika ditemukan kasus, penanganannya sudah siap, tetapi diharapkan jangan sampai ada kasus,” tambah Yusri.

Sementara kasus positif COVID-19 Sumsel per 6 Mei mencapai 210 orang, tersebar di Kota Palembang (zona merah) dengan 121 kasus, disusul Lubuklinggau (zona merah), 15 kasus, Banyuasin (zona kuning) 14 kasus, Prabumulih (zona merah) 12 kasus, Kabupaten Ogan Komering Ilir (zona kuning) 11 kasus, dan OKU (zona merah) 10 kasus.

Sedang kasus lainnya tersebar di delapan wilayah zona kuning, yakni Ogan Ilir (tujuh), Musi Rawas (tiga), Muara Enim (dua), serta Lahat, Musi Banyuasin, Pagaralam, Muratara, dan OKU Timur masing-masing satu kasus, khusus dari luar Sumsel, namun dirawat di Sumsel sebanyak sembilan kasus.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait