Finda Terima Pengaduan Masyarakat Via Medsos

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Banyak cara dilakukan kepala daerah memantau langsung aktivitas warganya di tengah wabah Covid 19 yang kini menghantui warga. Salah satunya dengan media sosial (Medsos). Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda memanfaatkan Medsos, sebagai sarana menerima pengaduan warganya yang dilanda kesesusahan.

Dia mengatakan dirinya selalu aktif di media sosial miliknya utnuk memantau pengaduan warga. “Saya memiliki akun Instagram dengan nama Fitrianti Agustinda, dan melakui akun tersebut saya bisa mendapatkan informasi dan keluhan warga,” katanya, Sabtu (9/5/2020), saat meninjau kedua  warga di Lorong Darma Bakti  Kelurahan 30 Ilir kecamatan Ilir Barat II dan jalan Jepang Kelurahan  Suka Mulya Kecamatan Sematang Borang Palembang.

BACA JUGA  Pompanisasi Sungai Bendung Capai 72 Persen

Seperti dua warga yang dikunjunginya itu, Fitri langsung mendapat informasi dari warganya melalui akun resmi miliknya. Bahkan kesibukan Fitri lebih meningkat selama wabah Covid 19 ini, sejak  tiga bulan terakhir, terpantau Fitri selain kesibukan dalam tim gugus tugas penangan  Covid 19, dirinya juga disibukan mendatangi ke rumah warga yang membutuhkan.

“Hari ini ada dua tempat kita datangi, rumah Bapak Muhammad Amin di IB 2 yang hanya bisa terbaring selama 4 bulan lamanya, terlebih kusasahannya bertambah ditengah Covid 19, tidak bisa mencari rejeki,” katanya.

Melihat kondisi warganya ini, Fitri meminta lurah setempat untuk mendata dan mendaftarkan KIS.“ 96 persen masyarakatnya menerima KIS tersebut artinya kepada masyarakat yang belum menerima segera lakukan pendaftaran di kantor lurah masing-masing,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemekaran Seberang Ulu, Bisa Mengikuti Negara Maju

Sementara itu Nursilawati (51) istrinya Muhammad Amin mengaku tidak dapat lagi melakukan aktifitasnya sebagai pedagang di Benteng Kuto Besak (BKB) sejak wabah Corona ini. “Ada warga yang bantu mengirim foto kondisi bapak ke ibu Fitri,alhamdulilah langsung direspon,” katanya.

Di tempat berbeda Ida (37), warga Kelurahan Suka Mulya Kecamatan Sematang harus mengalami nasib yang sama sejak kehilangan pekerjaan suaminya pasca kecelakaan. Ida harus banting tulang sendirian menghidupi empat orang anak. “Alhamdulilah keluhan kami cepat ditangapi,” pungkasnya. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait