Posko Terpadu Covid Pantau Para Pemudik

SWARNANEWS.CO.ID, OKU, 21/5 /2020 | Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Kuryana Azis meminta seluruh petugas di Posko Terpadu COVID-19 untuk selalu siaga dalam memantau pemudik agar tidak masuk ke wilayah setempat guna mencegah penyebaran virus corona.

“Petugas yang siaga di setiap posko perbatasan Kabupaten OKU harus siaga 24 jam guna mencegah pemudik yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran,” kata Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Kuryana Azis saat meninjau Posko Terpadu COVID-19 OKU di Kecamatan Lubuk Batang, Kamis.

Dia menjelaskan hal tersebut dilakukan menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat yang melarang masyarakat untuk mudik Idul Fitri 1441 H guna memutus rantai penyebaran virus corona.

BACA JUGA  Bupati OKU dan ForkopimdaTanam Perdana SERASI

“Apalagi pemudik dari daerah zona merah diharapkan untuk tidak mudik dulu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga didampingi Kasat Lantas, AKP Betty Purwanti sebelumnya mengatakan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang mudik Lebaran 2020, pihaknya memperketat penjagaan di seluruh pos pengawasan perbatasan Kabupaten OKU.

“Untuk posko terpadu yang didirikan di setiap pintu masuk Kabupaten OKU meliputi posko chek point di Kecamatan Lubuk Batang, Lengkiti, Trans Batumarta, Batukuning dan Kecamatan Pengandonan dioptimalkan dengan memperketat penjagaan,” katanya.

Dalam operasi chek point ini pihaknya menerjunkan puluhan personel guna berjaga di setiap pos pengamanan untuk siaga memantau sekaligus mencegah pemudik yang mudik Lebaran 2020.

BACA JUGA  39 Panwascam OKU Resmi Dilantik

Personel kepolisian dari Polres OKU bersama pihak terkait yang berjaga akan melakukan pemeriksaan setiap kendaraan roda dua maupun empat yang melintas di wilayah setempat menjelang Lebaran.

Setiap kendaraan pribadi maupun angkutan umum termasuk warga yang berdomisili dari luar daerah akan diminta untuk memutar balik arah agar tidak pulang ke kampung halaman guna memutus rantai penyebaran virus corona.

“Penjagaan di pos pengamanan ini akan diperketat hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri nanti,” tegasnya.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait