Ru’yah Hilal di Palembang Terhalang Cuaca Buruk

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG, 23/5 /2020 | Rukyatul hilal di Sumatera Selatan terhalang cuaca buruk yang menyelimuti Kota Palembang sepanjang hari dan hasilnya hilal tidak dapat dirukyat sehingga 1 Syawal 1441 H jatuh pada 24 Mei 2020.

Pemantauan dilakukan tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Kantor Wilayah Sumsel dari lantai atas gedung Rafah Tower Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Jumat, tim memantau dari dalam ruangan karena cuaca hujan.

“Matahari tenggelam pukul 17:57:26 WIB dengan ketinggian hilal di Palembang pada sore ini minus 3 derajat 51 menit 2 detik di bawah ufuk Mar’i,” kata Kepala Kemenag Sumsel Alfajri Zabidi setelah memantau hilal, Jumat petang.

BACA JUGA  Pemkot Siapkan Pelantikan Walikota Terpilih 18 September Mendatang

Berdasarkan hasil pemantuan, azimut matahari terbenam 20 derajat 30 menit 23 detik di Utara titik barat dan azimut bulan terbenam 17 derajat 26 menit 14 detik di Utara titik barat.

Hisab hilal masih di bawah ufuk maka hilal pada sore ini tidak dapat di rukyat, kata dia, letak geografis Kota Palembang juga tidak memungkinkan untuk melihat hilal selain adanya pengaruh cuaca buruk.

BACA JUGA  Pemprov Segera Daftarkan Pulau Meba

“Meski rukyatul hilalnya dalam kondisi seperti ini tetap kami laporkan ke pusat, tinggal bagaimana nanti hasil sidang isbat di Kementrian Agama RI,” ujar Alfajri.

Selain itu ia mengimbau kepada masyarakat Sumsel agar mematuhi imbauan pemerintah terkait pelaksanaan shalat idul fitri jika 1 Syawal jatuh pada 24 Mei 2020, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingya imbauan itu untuk menekan penyebaran COVID-19 di Bumi Sriwijaya.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait