Ajaran Baru, SMAN 17 Terapkan Daring

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Memasuki ajaran baru mulai masuk sekolah tahun 2020, SMA Plus Negeri 17 Palembang tetap menerapkan sistem daring. Dimana, materi diberikan untuk anak-anak didik melalui pembelajaran jarak jauh atau belajar di rumah.

Materi diberikan langsung dari pakar ahli, Prof Yuwono, juru bicara gugus tugas Covid-19, terkait Pandemi Covid-19. Acara dibuka Kadisdik Pemprov Sumsel melalui zoom meeting, Senin (23/07/2020).

Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, Parmin Suwito M.M diwakili Waka Kesiswaan, Muhammad Rudi menyampaikan, materi-materi diberikan untuk anak didik pembelajaran secara daring untuk kelas 11 dan 12.

“Saat ini sedang heboh-hebohnya pemberitaan-pemberitaan di media massa. Makanya, kami perlu menanamkan bagaimana pandemi itu terjadi yang langsung dari pakar narasumber Covid-19,” katanya.

Kemudian, materi LTBB diberikan anak-anak tergabung dalam gerakan ekskul Parisanda, materi tentang tata usaha terkait bagaimana pelayanan tata usaha, program melayani peserta didik. Terakhir, materi kepemimpinan kedisiplinan dan kebersamaan dari anak-anak Osis.

Pembelajaran tetap mengutamakan daring, karena tidak bisa bertatap muka, sehingga belajar jarak jauh. Melalui aplikasi zoom, SMAN 17 komunikasi tetap terjalin dan lancar.

“Walaupun jauh namun bisa bertatap muka, materi disampaikan meskipun tidak sempurna paling tidak mendekati sehingga dapat berkomunikasi secara langsung dengan peserta didik lama maupun baru,” ucapnya.

Kedepan, program sekolah sesuai himbauan dari Menteri Pendidikan Nasional, SKP4 menteri dalam negeri, meteri kesehatan dan menteri agama. Bahwa untuk sekolah berada di zona merah harus menggunakan pembelajaran secara daring.

“SMAN 17 mengedepankan pembelajaran jarak jauh (metode daring) untuk siswa-siswi calon anak didik baru tahun ajaran 2020-2021, dan kelas 11, 12 sesuai progres penegakan disiplin protokol kesehatan melibatkan Osis,” jelasnya.

Ditempat sama, Waka Humas, Dra Ria Wilastri menambahkan, kegiatan dimasa pengenalan sekolah semuanya harus menerapkan konsep protokol kesehatan dengan melibatkan anak-anak Osis.

“Mulai dari pintu masuk, himbauan- himbauan protokol kesehatan telah kita lihat bersama-sama. Untuk anak siswa menggunakan sistem daring berharap bisa aman, nyaman ketika mereka berada di rumah,” harapnya.

Teks : Iwan
Editor : Asri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait