Intensif Tenaga Medis Palembang Segera Dicairkan

SWARNANEWS.CO.ID-Palembang, 13/7 /2020 | Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan segera membagikan uang insentif kepada ratusan tenaga medis di kota setempat yang terlibat dalam penanganan wabah Corona Virus Disease 19 (COVID-19).

“Beberapa waktu lalu Kementerian Kesehatan mengucurkan dana untuk insentif tenaga medis sebesar Rp,4,9 miliar, dana tersebut segera dibagikan untuk memotivasi mereka agar bekerja lebih baik lagi,” kata Sekretaris Daerah Palembang, Ratu Dewa di Palembang, Senin.

Dana tersebut dibagikan untuk semua tim khusus yang terlibat dalam pencegahan dan penanganan wabah virus corona seperti dokter, perawat, serta tenaga pendukung lainnya.

Tenaga medis penerima insentif tersebut disesuaikan dengan data yang diajukan oleh pihak rumah sakit dan puskesmas, katanya.

Menurut dia, tenaga medis yang sejak Maret 2020 hingga kini bekerja secara maksimal dalam penanganan wabah COVID-19 perlu mendapat perhatian dengan diberikan insentif.

Selain dana dari Kemenkes tersebut, pihaknya juga akan menambah bantuan uang insentif untuk memotivasi tenaga medis bekerja lebih baik lagi dalam menangani COVID-19.

Tambahan bantuan uang insentif untuk tenaga medis di Bumi Sriwijaya ini akan diupayakan dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Perubahan, ujar sekda.

“Pemprov Minta Tingkatkan Kinerja”

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya meminta jajarannya tetap meningkatkan kinerja di tengah pandemi COVID-19 sekarang ini.

“Apalagi program dan kebijakan yang dibuat Pemprov Sumsel terkait memutus mata rantai COVID-19 terus dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya usai menghadiri Rapat Paripurna XIV DPRD Sumsel dengan agenda tanggapan atau jawaban Gubernur Sumsel terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel di Palembang, Senin.

Ia mengatakan guru honor, program sekolah gratis, dan pengelolaan aset daerah tetap menjadi perhatian Pemprov Sumsel.

Selain itu, katanya, usaha-usaha yang dilakukan dalam peningkatan pendapatan asli daerah, pelaksanaan program pembangunan berdasarkan RPJMD juga terus dioptimalkan.

Pemprov Sumsel mempunyai program yang tepat sasaran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat, petani khususnya dan dunia usaha umumnya, melalui pendidikan dan pelatihan.

“Kesemuanya itu guna meningkatkan daya saing demi mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Wagub Mawardi Yahya menyampaikan jawaban atas pandangan sembilan fraksi DPRD Sumsel.

“Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi yang positif yang diberikan kepada kami terhadap segala upaya dalam mewujudkan rencana pembangunan Tahun Anggaran 2019,” ujar dia.

Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan bersama yang didasarkan atas keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait dengan pencapaian realisasi APBD Sumsel 91,31 persen, pihaknya akan lebih mengoptimalkan dalam mengestimasi pendapatan dan belanja pada tahun berikutnya, sedangkan dalam pelaksanaan program pembangunan akan selalu mengacu program kerja yang telah disusun dan ditetapkan sehingga pencapaian realisasi belanja lebih optimal.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap upaya untuk mewujudkan pembangunan, hal tersebut keberhasilan bersama atas dasar keinginan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Mari bekerja sama dengan berpedoman pada undang-undang yang berlaku untuk pemerintahan secara transparan adil dan sebagai pelayan masyarakat,” ujar dia.

Rapat paripurna dibuka Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi itu, juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan R.A. Anita Noeringhati dan Sekda Sumsel Nasrun Umar serta undangan lainnya.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait