Pembebasan Lahan Progres Tol Prabumulih-Muara Enim

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Proyek ruas Simpang Indralaya sesi Prabumulih – Muara Enim sepanjang 5,8 kilometer, progres pengerjaan saat ini sedang pembebasan lahan.

Secara keseluruhan proses phenox oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan PPK lahan dari Kementerian PUPR secara bertahap, PT Hutama Karya tidak ikut serta dalam pelaksanaan pembebasan lahan.

Projects Director Tol Simpang Ruas Jalan Prabumulih-Muara Enim, Sarjono mengatakan, sesi dikerjakan ini tergabung satu sesi yang merupakan bagian ruas jalan tol Trans Sumatera.

Berharap setelah lahan bebas, pihak HK dan kontraktor nya siap untuk pelaksanaan kontruksi sesuai dengan target tahun 2022 sudah mulai beroperasi, sehingga jalur ruas Palembang – Bengkulu bisa berjalan.

“Saat ini yang sudah berjalan dari simpang Indralaya – Muara Enim, terbagi dua sesi yakni Prabumulih – Muara Enim. Seterusnya akan tetap berlanjut, biasanya jarak tempuh Palembang- Muara Enim memakan waktu 4-5 jam, mudah-mudahan sampai Kab Muara Enim bisa 2,5 jam perjalanan,”katanya, Kamis ( 16/7/2020).

Diketahui, jalan tol dibagun itu untuk pengembangan wilayah, kawasan dan logistik agar lebih lancar, sehingga akses kegiatan perekonomian dapat mulai berkembang juga lancar.

“Jalan tol itu untuk meningkatkan logistik, kepentingan masyarakat, dan pengembangan wilayah sehingga bisa terwujud, agar ekonomi berjalan lancar,” ujarnya.

Kemudian, progres proyek pengerjaan dilakukan paling lambat bulan September akan berjalan, menelan biaya kontruksi sebesar 5,8 triliun untuk sepanjang Prabumulih – Muara Enim. Ditargetkan selesai sampai tahun 2022.

“Diharapkan 2021 akhir selesai, tapi kendalanya biasanya banyak dilapangan, terlihat mudah-mudahan bisa sesuai harapan, karena makin cepat bisa semakin bagus karena tingkat tanah relatif keras secara kontruksi,”jelasnya.

Ditegaskan, Jalan tol fungsinya untuk meningkatkan logistik kepentingan masyarakat agar terlaksana dengan baik. Sekarang kondisi pembebasan lahan. PT Hutama Karya siap untuk melaksanakan kontruksi.

“Jikapun cepat tim dan kontraktor lebih siap. Pemda dan masyarakat Alhamdulillah syukur cukup Wellcome karena tujuan ini sangat baik untuk masyarakat,” tandasnya.

Teks : Iwan
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait