Modus Baru Curanmor, Turunkan Pengendara di Jalan

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Pencurian sepeda motor (Curammor) di Kabupaten Banyuasin kian marak. Kali ini aksi Curanmor dengan modus minta antar, menimpa korban Farel (14), yang merupakan warga Lorong Sabidi RT 24 RW 26 Kelurahan Setrio Kecamatan Banyuasin III.

Menurut penuturan Fare, pada saat kejadian, sekitar Pukul 9.00 WIB dirinya tengah mengisi angin ban sepeda motor atas permintaan ibunya Santi (30), di bengkel depan Gerbang Perkantoran Kabupaten. Letaknya agak jauh dari kediamannya. Tak lama berselang, dirinya dihampiri oleh 2 orang dewasa laki-laki dan perempuan, dan 2 orang anak-anak.

“Kedua orang itu minta antar saya ke jalan lingkar, untuk menjemput mobilnya yang rusak. Saya tidak menaruh curiga, mereka saya antar. Ketika dipertengahan jalan, saya diturunkan paksa dan motor saya dibawa kabur oleh kedua orang tersebut,” tutur Farel.

Dalam kejadian tersebut, sepeda motor Honda Beat Street dengan nomor polisi BG 6249 JAN berhasil dilarikan oleh kedua orang yang mengaku pasangan suami istri tersebut. “Dengan boceng 4, pencuri itu langsung kabur kearah Betung,” imbuh dia.

Atas kejadian tersebut, korban dengan didampingi keluarga melaporkan kasus Curanmor yang menimpa dirinya ke Mapolres Banyuasin.

Dalam aksi Curanmor dengan modus minta antar ini, menambah daftar panjang Curanmor di Banyuasin yang makin hari membuat resah warga masyarakat. Tak hanya di tempat sepi, bahkan di keramaianpun mereka sanggup melancarkan aksi.

“Akhir-akhir ini angka kriminalitas cukup tinggi, mulai dari pembunuhan, penodongan hingga ke Curanmor. Semoga kepolisian dapat memburu pelaku dan menangkap agar dihukum setimpal,” harap tokoh pemuda Banyuasin III, Jauhari. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait