FP MURA Rapat Konsolidasi Persiapan Pengukuhan Pengurus

SWARNANEWS.CO.ID, MUSI RAWAS | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Pemuda Kabupaten Musi Rawas (FP MURA) mengadakan rapat konsolidasi bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Azandri, S.I.P, di ruang kerja Sekretaris Dewan (Sekwan), Jum’at (17/3/2020).

Rapat yang mulai pada pukul 14.00 WIB awalnya berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua II (Waka II), Hendra Adi Kusuma, SH. Ketua umum FP Mura, Ahmad Tarsusi yang akrab disapa Tose memimpin pertemuan tersebut.

Dikatakan Tose bahwa rapat konsolidasi ini dilaksanakan sebagai kelanjutan aktivitas roda organisasi yang sempat terhenti akibat pandemi covid-19.

Lalu Hendra Adi Kusuma, SH dalam kapasitasnya sebagai salah seorang inisiator pendiri dan juga selaku bendahara umum FP Mura mengharapkan dengan telah berdiri secara resmi organisasi perkumpulan FP Mura diharapkan benar-benar melakukan aksi nyata sesuai porsi dan peran pemuda yang sesungguhnya.

“Saya pribadi sangat mendukung dan siap berjuang bersama FP Mura. Kalau benar-benar melakukan gerakan selayaknya pemuda di tengah masyarakat maka saya tidak sayang-sayang. Tapi kalau hanya untuk sesaat dan apalagi untuk kepentingan pribadi mohon maaf saya tidak suka”, paparnya.

Diketahui organisasi FP MURA telah resmi berdiri ditandai dengan keluarnya SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Nomor AHU-0000924.AH.01.07.TAHUN 2020 tentang pengesahan pendirian badan hukum Perkumpulan Forum Pemuda Musi Rawas pada 03 Februari 2020.

Sebelumnya organisasi ini berdiri atas inisiatif para pendiri antara lain Ahmad Tarsusi, Rehanudin Akil, Saprin Rais, Hendra Adi Kusuma dan Erito Putra Jaya pada penghujung tahun 2019.

Adapun salah satu yang melandasi pendirian organisasi FP MURA adanya fakta bahwa pergerakan kaum pemuda di Musi Rawas mengalami fase kelesuan bahkan mati suri.

Peran strategis pemuda yang seharusnya bisa banyak menjawab tantangan dan persoalan bangsa yang terjadi khususnya di Bumi Lan Serasan Sekentenan (red : julukan Kabupaten Musi Rawas) sudah bertahun-tahun tak kunjung datang.

Keadaan tersebut selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Ketua Dewan Pembina FP Mura H. Hendra Gunawan (H2G/Bupati Mura) melalui Waka Pembina Azandri, S.I.P ( Ketua DPRD Mura).

“Saya sudah sebelas tahun menjadi anggota dewan di DPRD Mura. Bolak balik mencari kumpulan sosok pemuda Mura yang punya ide dan gagasan besar tetapi terukur untuk kepentingan masyarakat Musi Rawas. Tetapi faktanya sangat langkah”, kata Azandri, saat memberikan saran kepada rombongan pengurus DPP FP Mura.

Oleh karena itu lanjutnya penuh semangat, dia secara pribadi maupun lembaga dewan sangat mengapresiasi sekaligus siap mendukung keberadaan FP Mura terlebih secara khusus Ia dinobatkan sebagai dewan penasehat mendampingi Bupati H2G dalam organisasi tersebut.

“Pemuda itu agent of change, pemuda itu pembawa pesan perubahan. Mengambil pesan dan kesan pidato mendiang Bung Karno yang sudah digores dalam tinta sejarah bangsa Indonesia. Berikan aku seribu pemuda akan ku cabut gunung Semeru sampai ke akar-akarnya. Dan berikan aku sepuluh pemuda akan aku guncangkan dunia, demikian bunyi pidato heroik the founding father, Ir. Soekarno”, sebut Azandri berapi-api, yang disambut tepuk tangan para anggota FP Mura yang beraudiensi dengannya.

Tidak kurang dua jam politisi PDIP yang didampingi Wakil Ketua (Waka) II DPRD Mura Hendra Adi Kusuma, SH. Hadir pula Sekwan Amir Hamzah HK, S.Sos dalam kapasitasnya sebagai ketua dewan penasehat FP Mura, memaparkan saran dan konsep seputar peran pemuda yang seharusnya ada dan terasa denyutnya di Musi Rawas.

Tose didampingi para pengurus DPP FP Mura kepada Azandri dan Amir Hamzah melaporkan bahwa maksud dan tujuan rapat konsolidasi tersebut sebagai upaya merapikan organisasi sekaligus sebagai persiapan untuk pengukuhan.

Sebelum pengukuhan secara resmi akan dilakukan audiensi kepada Bupati Mura H.Hendra Gunawan (H2G), Ketua DPRD Mura Azandri, S.I.P dan kepada Sekwan Amir Hamzah HK, S.Sos.

“Pak Pembina dan Bapak Ketua Penasehat DPP FORUM PEMUDA MUSIRAWAS, seiring dengan telah diterbitkannya SK Menkumham RI tentang pendirian FP Mura maka kami laksanakan rapat konsolidasi ini. Sebetulanya sudah tertunda selama satu semester karena adanya bencana pandemi Covid-19 membuat kita juga melakukan kegiatan lain terkait cegah tangkal virus corona”, beber Tose.

Adapun lanjut Tose, agenda konsolidasi yang utama adalah silaturahmi ke sesama pengurus pasca roadshow ke pengurus tingkat kecamatan se Kabupaten Mura sekira enam bulan lalu sempat terhenti lantaran adanya bencana penyebaran virus corona.

Kemudian pada rapat konsolidasi ini juga membahas struktur kepengurusan dan persiapan pengukuhan kepengurusan sekaligus menajamkan visi dan misi organisasi.

“Kami berharap organisasi ini kedepan dapat solid dan dapat menghidupkan marwah organisasi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Kami juga berharap seluruh pemuda yang ada di kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musirawas dapat bersatu padu di organisasi FP Mura sebagai sarana untuk mengaktualisasikan dirinya masing-masing dalam rangka memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas “, harapnya.

Kemudian lanjut Tose, ke depan FP Mura akan bersinergi dengan Pemkab Mura guna mendukung seluruh program-program pemerintah yang baik dan berpihak kepada masyarakat.

“FP Mura juga nantinya tidak bergerak hanya di bidang olahraga semata, tapi banyak program-program yang menyentuh dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas”, tutupnya.

Teks : Rehanudin Akil
Editor : Sarono SP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait