Irian Setiawan Siap Mencalonkan Diri Kembali, Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Partai Golkar Banyuasin telah menetapkan panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) V, yang akan digelar pada 21 Juli 2020 mendatang. Musda akan dibuka oleh Ketua DPD 1 Provinsi Sumsel Dodi Reza Alex di Kantor DPD II Partai Golkar beralamat di Jalintim KM.42 Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III.

Ketua DPD II Partai Golkar Banyuasin Irian Setiawan menyampaikan, panitia Musda V telah terbentuk hari ini. Keputusan diperoleh melalui rapat pengurus DPD II Partai Golkar Banyuasin. Dan panitia Musda kali ini terpilih sebagai Ketua Suistiqlal Effendi dan Sekretaris Syaiful Rosad Fahlevi.

“Saya minta Panitia Musda V yang telah terbentuk ini untuk bekerja mempersiapkan acara agar berjalan lancar,” harap Irian, Minggu (19/07/2020).

Acara pembukaan Musda V puncaknya dilakukan di Kantor Partai Golkar, Selasa 21 Juli 2020. Dan, akan diikuti seluruh pengurus DPD II, serta 21 Pimpinan Kecamatan, ormas, dan sayap Partai Golkar “Saya berharap pengurus dan Kader Partai Golkar yang telah diundang, diharapkan hadir untuk menyukseskan Musda V,” katanya.

Jika ditanya apakah ia juga mencalon diri pada bursa Musda V, Irian mengaku jika dirinya masih dipercaya oleh pengurus maka dia siap mencalonkan diri. “Saya siap jika memenuhi syarat dukungan pengurus, lihat saja nanti,” terangnya.

Ketua Panitia Suistiqlal Effendi menyebutkan, untuk pendaftaran calon Ketua DPD II Partai Golkar Banyuasin mulai dibuka hari ini, Minggu 19 Juli. Dan penutupan pada 21 Juli 2020 pukul 12.00 WIB.

Pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar, terang Suis, berdasarkan Juklak No. 2 tahun 2020 dengan syarat diantaranya Kader yang Berprestsi (PDLT) dan minimal calon ketua didukung 30 persen suara.

Adapun pengurus yang mempunyai hak suara terdiri dari 21 Pimpinan Kecamatan, Soksi-MKGR 1 suara dan AMPI-Alhidayah-MDI 1 suara, KPPG-AMPG 1 suara, DPD I Provinsi 1 Suara, DPD II Kabupaten 1 suara total menjadi 26 suara.

“Untuk pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar berdasarkan juklak No. 2 tahun 2020. Dengan syarat, Kader yang Berprestsi (PDLT) dan minimal calon ketua didukung 30 persen suara,” tukasnya. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait